Dimusuhi AS, Modi Dekati Xi Jinping dan Putin

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 17:35 WIB
AS mengenakan tarif 25% kepada India pada awal Agustus setelah perundingan kesepakatan perdagangan gagal. Tarif 25% tambahan dikenakan kepada New Delhi sebagai penalti minggu ini, setelah India menolak untuk berhenti membeli minyak Rusia.

Hubungan New Delhi dengan Beijing telah membaik sejak Oktober 2024 ketika Modi dan Xi mengadakan pembicaraan di sela-sela KTT BRICS di Kazan. Hubungan kedua negara menegang setelah bentrokan perbatasan tahun 2020 yang merenggut nyawa tentara kedua belah pihak.

China dengan tegas mendukung India atas tarif AS. "AS telah mengenakan tarif hingga 50% terhadap India dan mengancam akan mengenakan lebih banyak lagi," ujar Duta Besar China di New Delhi, Xu Feihong, pekan lalu.

China dengan tegas menentangnya. Dalam menghadapi tindakan semacam itu, diam atau berkompromi hanya akan membuat para penindas semakin berani. China akan berdiri teguh bersama India."

Para pejabat tinggi dari Moskow, Beijing, dan New Delhi juga telah berbicara tentang menghidupkan kembali format trilateral Rusia-India-Tiongkok (RIC), di mana para menteri luar negeri ketiga negara bertemu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!