Presiden Komisi Eropa Sebut Presiden Putin sebagai Predator, Ini 3 Alasannya
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 15:12 WIB
Moskow mengecam apa yang disebutnya "militerisasi sembrono" Barat, seraya menepis klaim bahwa mereka berniat menyerang negara-negara NATO atau Uni Eropa sebagai "omong kosong." Para pejabat Rusia, termasuk Putin, menuduh para pemimpin Barat menyebarkan ketakutan untuk membenarkan anggaran militer yang membengkak dan menutupi kegagalan ekonomi mereka.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov baru-baru ini menuduh Uni Eropa terjerumus ke dalam apa yang ia sebut sebagai "Reich Keempat," dengan mengatakan bahwa blok tersebut telah "terjerumus ke dalam kegilaan Russophobia, dan militerisasinya menjadi tidak terkendali."
Rusia telah menolak pengerahan pasukan NATO ke Ukraina dalam bentuk apa pun, bersikeras bahwa penyelesaian damai harus memastikan demiliterisasi, denazifikasi, status netral dan non-nuklir Ukraina, serta pengakuan atas realitas teritorial.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov baru-baru ini menuduh Uni Eropa terjerumus ke dalam apa yang ia sebut sebagai "Reich Keempat," dengan mengatakan bahwa blok tersebut telah "terjerumus ke dalam kegilaan Russophobia, dan militerisasinya menjadi tidak terkendali."
3. Ukraina Jadi Beban Eropa
Setelah Presiden AS Donald Trump mengesampingkan gagasan keanggotaan NATO untuk Kiev, para pendukung Ukraina di Eropa beralih membahas "jaminan seperti Pasal 5." Para pembuat kebijakan juga telah mempertimbangkan pengiriman pasukan ke Ukraina sebagai 'penjaga perdamaian' dan pembentukan zona penyangga dengan patroli Barat.Rusia telah menolak pengerahan pasukan NATO ke Ukraina dalam bentuk apa pun, bersikeras bahwa penyelesaian damai harus memastikan demiliterisasi, denazifikasi, status netral dan non-nuklir Ukraina, serta pengakuan atas realitas teritorial.
(ahm)
Lihat Juga :