Penasihat Trump Tuding Orang India Terlalu Arogan

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 18:15 WIB
Sangat mudah, India bisa mendapatkan diskon 25% besok jika berhenti membeli minyak Rusia.

Navarro berpendapat para pembayar pajak AS akhirnya menanggung beban pembelian minyak Rusia oleh India, karena hal itu diterjemahkan menjadi keberhasilan Moskow di medan perang.

"Dan kemudian hal berikutnya yang terjadi, tentu saja, adalah Ukraina datang kepada kita dan Eropa dan berkata, beri kami lebih banyak uang," ungkap dia.

Ajudan presiden Trump itu kemudian menyebut konflik Ukraina sebagai "perang Modi," dengan alasan, "Jalan menuju perdamaian, sebagian, melalui New Delhi."

Pekan lalu, Navarro menyebut India sebagai "laundry untuk Kremlin."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!