Trump Ingin AS Memiliki Lahan Pangkalan Militer di Korea Selatan
Selasa, 26 Agustus 2025 - 16:38 WIB
Trump tidak menyebutkan "benteng" militer mana yang ia maksud. Fasilitas AS terbesar di Korea Selatan, Camp Humphreys, selesai dibangun pada tahun 2018 setelah proyek relokasi selama satu dekade dan pendanaan miliaran dolar dari kedua pemerintah.
Amerika Serikat saat ini mengoperasikan pangkalan-pangkalannya di luar negeri berdasarkan perjanjian sewa jangka panjang dan perjanjian Status Pasukan, yang memberikan Washington kendali operasional sambil mempertahankan kedaulatan de jure bagi negara tuan rumah.
Jumlah pasukan Amerika yang saat ini ditempatkan di Korea Selatan diperkirakan sekitar 28.500, menjadikannya salah satu kehadiran militer AS terbesar di luar negeri setelah Jepang dan Jerman.
Trump mengatakan selama masa jabatan sebelumnya, Seoul telah setuju menanggung biaya pemeliharaan pasukan AS, tetapi Presiden Joe Biden telah membatalkan kesepakatan tersebut.
"Kami dibayar miliaran dolar. Tapi kemudian Biden mengakhirinya entah karena alasan apa," ujar Trump, menyebut langkah itu "tidak masuk akal."
Amerika Serikat saat ini mengoperasikan pangkalan-pangkalannya di luar negeri berdasarkan perjanjian sewa jangka panjang dan perjanjian Status Pasukan, yang memberikan Washington kendali operasional sambil mempertahankan kedaulatan de jure bagi negara tuan rumah.
Jumlah pasukan Amerika yang saat ini ditempatkan di Korea Selatan diperkirakan sekitar 28.500, menjadikannya salah satu kehadiran militer AS terbesar di luar negeri setelah Jepang dan Jerman.
Trump mengatakan selama masa jabatan sebelumnya, Seoul telah setuju menanggung biaya pemeliharaan pasukan AS, tetapi Presiden Joe Biden telah membatalkan kesepakatan tersebut.
"Kami dibayar miliaran dolar. Tapi kemudian Biden mengakhirinya entah karena alasan apa," ujar Trump, menyebut langkah itu "tidak masuk akal."
Lihat Juga :