Eks Perwira Intelijen Zionis Sebut Perang Iran-Israel Babak Kedua Sudah Dekat
Selasa, 26 Agustus 2025 - 16:13 WIB
The Jerusalem Center for Security and Foreign Affairs menulis dalam sebuah analisis bahwa Iran sedang berupaya memperkuat hubungan dengan pasukan proksi "Cincin Api"-nya menyusul apa yang digambarkannya sebagai kekalahan memalukan oleh militer Israel. Namun Iran mengeklaim sebagai pihak yang menang perang.
Militer Israel melancarkan operasi terhadap Iran beberapa bulan setelah melemahkan proksi regional Iran, termasuk Hamas, Hizbullah, dan Houthi.
Pergantian rezim di Suriah juga mengakhiri kekuasaan sekutu setia Iran, Bashar al-Assad, yang memberikan pukulan berat bagi pengaruh Iran di negara-negara Arab.
Republik Islam tersebut kini tidak puas dengan pemerintah Suriah dan ingin melihatnya digulingkan, kata Neriah.
“Suriah di bawah pemerintahan Ahmed al-Sharaa telah berhasil mematahkan cengkeraman yang coba diterapkan Iran di sekitar Israel. Jatuhnya Bashar al-Assad menyebabkan runtuhnya Hizbullah sebagai kekuatan regional. Iran memandang rezim al-Sharaa sebagai sesuatu yang perlu digulingkan.”
Militer Israel melancarkan operasi terhadap Iran beberapa bulan setelah melemahkan proksi regional Iran, termasuk Hamas, Hizbullah, dan Houthi.
Pergantian rezim di Suriah juga mengakhiri kekuasaan sekutu setia Iran, Bashar al-Assad, yang memberikan pukulan berat bagi pengaruh Iran di negara-negara Arab.
Republik Islam tersebut kini tidak puas dengan pemerintah Suriah dan ingin melihatnya digulingkan, kata Neriah.
“Suriah di bawah pemerintahan Ahmed al-Sharaa telah berhasil mematahkan cengkeraman yang coba diterapkan Iran di sekitar Israel. Jatuhnya Bashar al-Assad menyebabkan runtuhnya Hizbullah sebagai kekuatan regional. Iran memandang rezim al-Sharaa sebagai sesuatu yang perlu digulingkan.”
(mas)
Lihat Juga :