Profil Reaktor Nuklir Kursk Rusia yang Kapasitasnya Berkurang 50% setelah Diserang Drone Ukraina

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:40 WIB
Baca Juga: Trump Bertemu Presiden Korsel tapi Justru Memuji Kim Jong-un Berulang Kali

2. Salah Satu PLTN Terbesar di Rusia

PLTN Kursk memiliki empat reaktor RBMK-1000 (masing-masing berkapasitas 1000 MW) dan sedang membangun reaktor baru. Unit pertama diluncurkan pada tahun 1976, unit kedua pada tahun 1979, unit ketiga pada tahun 1983, dan unit keempat pada tahun 1985. PLTN Kursk merupakan salah satu dari tiga PLTN terbesar dan salah satu dari empat produsen listrik terbesar di Rusia (bersama dengan PLTN Balakovo dan Leningrad serta PLTN Sayano-Shushink).

PLTN Kursk merupakan bagian penting dari Sistem Energi Terpadu Rusia. Konsumen utamanya adalah sistem energi Pusat yang mencakup 19 wilayah di Distrik Federal Pusat. PLTN Kursk menghasilkan 52% dari total output seluruh pembangkit listrik di Chernozemye (Sabuk Bumi Hitam). PLTN ini memasok 90% kebutuhan industri di wilayah Kursk. PLTN ini juga memasok listrik ke Ukraina utara dan timur laut.

Per 1 Januari 2006, PLTN ini telah menghasilkan 560 miliar kWh. Saat ini, PLTN Kursk merupakan pemasok energi utama Chernozemye Tengah, wilayah yang menghasilkan 48% bijih besi, 13,5% baja, 19% logam besi, 9,6% daging, dan 19,5% gula di Rusia. Tanpa PLTN Kursk, wilayah ini sulit berkembang.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!