Trump: AS Memiliki Kartu Luar Biasa yang Bisa Hancurkan China, tapi...

Selasa, 26 Agustus 2025 - 12:23 WIB
Ketegangan juga meningkat terkait kebijakan logam tanah jarang China, di mana Trump mengancam bahwa jika Beijing tidak memasok magnet ke AS, Washington dapat mengenakan "tarif 200 persen atau semacamnya."

Namun kemudian, Washington dan Beijing mencapai "gencatan senjata tarif". Meskipun tarif hukuman Trump kembali mengguncang ekonomi global awal bulan ini, kedua negara pada 12 Agustus memutuskan untuk memperpanjang "gencatan senjata tarif" mereka selama 90 hari lagi, memberi para negosiator lebih banyak waktu untuk menemukan titik temu.

Saat ini, sebagian besar barang China dikenakan tarif 30 persen, sementara Beijing mengenakan tarif 10 persen untuk barang-barang impor asal AS.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!