Khianati Putin, Politisi Rusia Jual Informasi Rahasia ke AS Seharga Rp732,6 Miliar
Kamis, 21 Agustus 2025 - 12:16 WIB
Namun, jaksa penuntut tidak merinci informasi apa yang telah diberikan Gadzhiev kepada Barat.
Mengutip laporan dari Russia Today, Kamis (21/8/2025), pengadilan di wilayah Dagestan, Rusia selatan, sedang berupaya untuk menetapkan Gadzhiev dan anggota keluarganya sebagai "ekstremis", menasionalisasi perusahaan-perusahaannya, dan menyita aset-asetnya.
Pihak berwenang Rusia juga menuduhnya secara terbuka mendukung Ukraina dan mendiskreditkan angkatan bersenjata Rusia, dengan mengatakan bahwa dia menyatakan di luar negeri bahwa dia siap membantu para pendukung Ukraina.
Rincian kasus ini belum diungkapkan, termasuk potensi hukuman jika para tersangka ditahan di Rusia.
Pada Mei 2023, Kementerian Kehakiman menetapkan Gadzhiev—yang juga telah dikeluarkan dari partai berkuasa Rusia Bersatu—sebagai agen asing, dan setahun kemudian, dia dimasukkan dalam daftar orang yang dicari.
Mengutip laporan dari Russia Today, Kamis (21/8/2025), pengadilan di wilayah Dagestan, Rusia selatan, sedang berupaya untuk menetapkan Gadzhiev dan anggota keluarganya sebagai "ekstremis", menasionalisasi perusahaan-perusahaannya, dan menyita aset-asetnya.
Pihak berwenang Rusia juga menuduhnya secara terbuka mendukung Ukraina dan mendiskreditkan angkatan bersenjata Rusia, dengan mengatakan bahwa dia menyatakan di luar negeri bahwa dia siap membantu para pendukung Ukraina.
Rincian kasus ini belum diungkapkan, termasuk potensi hukuman jika para tersangka ditahan di Rusia.
Pada Mei 2023, Kementerian Kehakiman menetapkan Gadzhiev—yang juga telah dikeluarkan dari partai berkuasa Rusia Bersatu—sebagai agen asing, dan setahun kemudian, dia dimasukkan dalam daftar orang yang dicari.
Lihat Juga :