Ada Ayam Geprek dalam Kemeriahan Pesta 17 Agustus di Swiss
Senin, 18 Agustus 2025 - 14:50 WIB
Bahkan, lantaran tidak mendapatkan kursi di dalam ruangan, tidak sedikit yang memilih berada di luar gedung. Agustinus Bame, mahasiswa asal Sorong yang kini sedang magang di sebuah hotel di Lucerne, mengaku meminta izin libur untuk bisa menghadiri pesta kemerdekaan Republik Indonesia di Swiss. Baca juga: Terkuat di Dunia, Ini 194 Negara Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Singapura
”Saya penasaran dengan pelaksanaan upacara bendera di luar negeri. Maka saya datang pagi pagi dari Lucerne kemari untuk ikut merayakan pengibaran bendera di sini,” ujarnya kepada SindoNews.
Mesin Paspor Rusak
Meriahnya perayaan 17 Agustus di Swiss ini dibarengi dengan rusaknya mesin pembuat paspor KBRI Bern sejak 23 April silam. Sejak saat itu, warga negara Indonesia yang ingin memperpanjang paspor garudanya harus mengurusnya ke KJRI Frankfurt, KBRI Den Hag atau KBRI Spanyol.
I Gede Ngurah Swajaya meminta maaf atas kerusakan mesin pembuat paspor itu. ”Dalam kesempatan ini, kami minta maaf atas kejadian tersebut,” tuturnya.
”Saya penasaran dengan pelaksanaan upacara bendera di luar negeri. Maka saya datang pagi pagi dari Lucerne kemari untuk ikut merayakan pengibaran bendera di sini,” ujarnya kepada SindoNews.
Mesin Paspor Rusak
Meriahnya perayaan 17 Agustus di Swiss ini dibarengi dengan rusaknya mesin pembuat paspor KBRI Bern sejak 23 April silam. Sejak saat itu, warga negara Indonesia yang ingin memperpanjang paspor garudanya harus mengurusnya ke KJRI Frankfurt, KBRI Den Hag atau KBRI Spanyol.
I Gede Ngurah Swajaya meminta maaf atas kerusakan mesin pembuat paspor itu. ”Dalam kesempatan ini, kami minta maaf atas kejadian tersebut,” tuturnya.
(poe)
Lihat Juga :