Ada Ayam Geprek dalam Kemeriahan Pesta 17 Agustus di Swiss

Senin, 18 Agustus 2025 - 14:50 WIB
loading...
Ada Ayam Geprek dalam...
KBRI Bern di Swiss menyelenggarakan HUT ke-80 RI dengan meriah, Minggu (17/8/2025). Seperti biasa, upacara bendera dilaksanakan di halaman belakang Wisma Duta KBRI Bern di Guemligen, Bern, Swiss. Foto/Dok. SindoNews
A A A
BERN - Meskipun pengetatan di berbagai bidang, KBRI Bern di Swiss tetap menyelenggarakan perayaan HUT ke-80 RI dengan meriah. Seperti biasa, upacara bendera dilaksanakan di halaman belakang Wisma Duta KBRI Bern, di Guemligen, Bern, Swiss.

”Kami berusaha melakukan yang terbaik untuk pelayanan di Swiss,” kata Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein I Gede Ngurah Swajaya dalam sambutan perayaan HUT ke-80 RI, Minggu (17/8/2025). Baca juga: Perayaan HUT ke-80 RI di Melbourne Berlangsung Meriah

Seperti biasa, setelah upacara bendera, perayaan 17 Agustus 2025 kali ini dilanjutkan dengan kegiatan hiburan. Antara penampilan tarian tradisional dan bazaar makanan Indonesia. Maka, Gedung Matenhofsall di Bahnhoftrasse 4, Guemligen, Bern itu berubah suasanya menjadi sangat Indonesia.

Nasi campur, bakso, siomay, ayam geprek, lontong sayur, ketupat Bali, hingga es doger dan kelepon, mendominasi ruangan tersebut. Jika pada paginya saat upacara bendera tidak terlalu banyak yang hadir, menjelang siang, masyarakat Indonesia di Swiss memenuhi gedung yang berada di depan stasiun kereta api Guemligen itu.

Bahkan, lantaran tidak mendapatkan kursi di dalam ruangan, tidak sedikit yang memilih berada di luar gedung. Agustinus Bame, mahasiswa asal Sorong yang kini sedang magang di sebuah hotel di Lucerne, mengaku meminta izin libur untuk bisa menghadiri pesta kemerdekaan Republik Indonesia di Swiss. Baca juga: Terkuat di Dunia, Ini 194 Negara Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Singapura

”Saya penasaran dengan pelaksanaan upacara bendera di luar negeri. Maka saya datang pagi pagi dari Lucerne kemari untuk ikut merayakan pengibaran bendera di sini,” ujarnya kepada SindoNews.

Mesin Paspor Rusak
Meriahnya perayaan 17 Agustus di Swiss ini dibarengi dengan rusaknya mesin pembuat paspor KBRI Bern sejak 23 April silam. Sejak saat itu, warga negara Indonesia yang ingin memperpanjang paspor garudanya harus mengurusnya ke KJRI Frankfurt, KBRI Den Hag atau KBRI Spanyol.

I Gede Ngurah Swajaya meminta maaf atas kerusakan mesin pembuat paspor itu. ”Dalam kesempatan ini, kami minta maaf atas kejadian tersebut,” tuturnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
KBRI Kuala Lumpur Pantau...
KBRI Kuala Lumpur Pantau Pencarian 14 WNI Korban Kecelakaan Kapal di Malaysia
Program Migrasi Tenaga...
Program Migrasi Tenaga Kerja Terampil Skema Low Cost Diluncurkan di KBRI Tokyo
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Berita Terkini
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved