Siapa Samir Halileh? Pengusaha Palestina yang Klaim Didukung Gedung Putih untuk Jadi Gubernur Gaza

Rabu, 13 Agustus 2025 - 21:55 WIB
Baca Juga: Pemimpin Eropa Ini Klaim Rusia Sudah Memenangkan Perang Ukraina

2. Kawal Rekonstruksi Senilai USD53 Miliar

Halileh mengatakan bahwa Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar harus membiayai proses rekonstruksi dengan USD53 miliar selama lima tahun. Ia menambahkan bahwa pasukan Arab-internasional harus mengawasi keamanan selama fase transisi hingga polisi Palestina mengambil alih kendali keamanan di wilayah tersebut.

Dalam konteks terkait, seorang sumber kepresidenan Palestina mendesak pengusaha Halileh "untuk berhenti menyebarkan kebohongan," dan menekankan melalui kantor berita resmi Palestina, WAFA, bahwa Gaza adalah bagian integral dari negara Palestina, di bawah otoritas tunggal Otoritas Palestina dan Pemerintah Palestina.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!