Sisi Ungkap Ada 5.000 Truk Bantuan di Mesir, Tak Akan Buka Gerbang untuk Pengungsian Warga Palestina

Rabu, 06 Agustus 2025 - 11:46 WIB
Dalam beberapa hari terakhir, para aktivis menargetkan kedutaan besar Mesir di berbagai negara, mendesak pemerintah membuka perbatasan Rafah dengan Gaza.

Di Belanda bulan lalu, seorang warga Mesir berusia 27 tahun, Anas Habib, mengunci gerbang kedutaan besar Mesir dengan rantai logam sebagai aksi protes simbolis.

“Itu adalah seruan hati nurani,” ungkap Habib dalam siaran langsung. “Jika Rafah ditutup untuk obat-obatan dan anak-anak, maka gedung-gedung diplomatik yang selama ini diam juga harus ditutup.”

Sejak itu, kedutaan-kedutaan besar Mesir lainnya menjadi sasaran di tempat lain, termasuk di Norwegia, London, dan Pretoria.

Pada bulan Juni, otoritas Mesir menahan dan mendeportasi puluhan aktivis yang tiba di negara itu untuk berpartisipasi dalam Global March to Gaza, yang bertujuan mematahkan blokade Israel di wilayah kantong yang terkepung tersebut.

Ratusan aktivis dicegah berbaris ke perbatasan Gaza, beberapa di antaranya dipukuli.

Kematian Akibat Kelaparan



Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, setidaknya 188 orang, termasuk 94 anak-anak, telah meninggal dunia akibat kelaparan dan malnutrisi sejak Oktober 2023.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!