20 Negara Jajahan Prancis di Dunia, Mayoritas Dikuras Sumber Daya Alamnya

Rabu, 06 Agustus 2025 - 04:55 WIB

13. Madagaskar

Madagaskar, yang terletak di Samudra Hindia, merupakan koloni Prancis hingga meraih kemerdekaannya pada tahun 1960. Negara ini dikenal akan kekayaan sumber daya alamnya, termasuk mineral, minyak, dan kayu. Madagaskar berhasil menjadi negara berdaulat yang merdeka pada tahun 1960.

14. Mali

Mali, yang terletak di Afrika Barat, merupakan koloni Prancis hingga meraih kemerdekaannya pada tahun 1960. Negara ini dikenal karena sumber daya alamnya yang melimpah, termasuk emas, garam, dan kapas.

15. Mauritania

Mauritania, yang terletak di Afrika Barat, merupakan koloni Prancis hingga meraih kemerdekaannya pada tahun 1960. Negara ini dikenal karena sumber daya alamnya yang kaya, termasuk bijih besi, minyak, dan ikan.

16. Maroko

Maroko, yang terletak di Afrika Utara, merupakan protektorat Prancis hingga meraih kemerdekaannya pada tahun 1956. Negara ini dikenal karena beragam budaya dan situs bersejarahnya.

Maroko memiliki sejarah yang panjang dan kaya, dengan berbagai peradaban dan dinasti yang meninggalkan jejaknya. Perjuangan kemerdekaan dipimpin oleh Sultan Mohammed V. Negara ini menjadi negara berdaulat yang merdeka pada tahun 1956 dan sejak itu berkembang menjadi negara dengan perekonomian yang berkembang pesat dan tujuan wisata yang populer.

17. Niger

Niger, yang terletak di Afrika Barat, merupakan koloni Prancis hingga merdeka pada tahun 1960. Negara ini dikenal karena kekayaan sumber daya alamnya, termasuk uranium, minyak, dan ternak.

18. Senegal

Senegal, yang terletak di Afrika Barat, merupakan koloni Prancis hingga merdeka pada tahun 1960. Negara ini dikenal karena kekayaan sumber daya alamnya, termasuk fosfat, ikan, dan kacang tanah.

19. Togo

Togo, yang dulunya merupakan koloni Jerman dan kemudian Prancis, memperoleh kemerdekaan pada tahun 1960. Terletak di Afrika Barat, negara ini dikenal karena kekayaan sumber daya alamnya, termasuk fosfat, batu kapur, dan minyak.

20. Tunisia

Tunisia, bekas koloni Prancis di Afrika, memperoleh kemerdekaan pada 20 Maret 1956. Negara ini berada di bawah kendali Prancis selama lebih dari 70 tahun, dimulai pada tahun 1881 ketika Prancis menetapkan protektorat atas Tunisia.

Perjuangan kemerdekaan negara ini dipimpin oleh Habib Bourguiba, yang menjadi presiden pertama negara tersebut setelah kemerdekaan. Penarikan Prancis dari Tunisia berlangsung damai, tidak seperti di banyak koloni Afrika lainnya di mana proses dekolonisasi menghadapi perlawanan dan kekerasan yang signifikan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!