Perang Kamboja dan Thailand Picu Kekhawatiran Global

Minggu, 27 Juli 2025 - 14:43 WIB
Guo mengatakan bahwa pemerintah China sangat prihatin dan mendesak kedua negara untuk menyelesaikan konflik melalui negosiasi. Ia menekankan komitmen China untuk tetap netral dan adil sekaligus mendorong dialog untuk meredakan ketegangan.

Baca Juga: Kamboja Sangkal Tembakkan Rudal Jarak Jauh China ke Thailand

"Thailand dan Kamboja adalah sahabat China, dan keduanya merupakan anggota penting ASEAN," ujar Guo.

Menjadi negara tetangga yang baik dan mengelola perbedaan dengan tepat akan menghasilkan manfaat mendasar dan jangka panjang bagi kedua negara. China sangat prihatin dengan situasi yang sedang berlangsung dan berharap kedua negara dapat menyelesaikan konflik secara tepat melalui negosiasi dan diskusi yang didasarkan pada manfaat bersama dan kebutuhan bersama setiap anggota kawasan. China akan tetap netral dan adil serta akan terus mendorong negosiasi, dan memainkan peran konstruktif dalam meredakan ketegangan.

Situs web Kementerian Luar Negeri Jepang juga menerbitkan pernyataan dari Menteri Luar Negeri Iwaya Takeshion pada hari Kamis, yang menyatakan keprihatinan mendalam Jepang atas situasi tersebut.

Pemerintah Jepang menyatakan keprihatinan yang mendalam atas bentrokan militer yang terjadi antara Kamboja dan Thailand pada 24 Juli.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!