Taj Mahal Dibuka untuk Turis di Tengah Melonjaknya Kasus Covid-19
Kamis, 10 September 2020 - 00:14 WIB
Menurut ke Swarnkar, sementara monumen lain yang dilindungi ASI di seluruh India dibuka pada Juli, Taj Mahal tetap ditutup karena jatuh ke dalam "zona penyangga," sebuah area yang ditentukan oleh otoritas distrik sebagai berisiko lebih tinggi penyebaran virus Corona jika pertemuan publik diizinkan.(Baca juga: Pandemi Virus Corona, India Tutup Taj Mahal )
Pengunjung akan diberikan e-tiket dan harus menggunakan pembayaran digital, akan ada pembatasan pada kerumunan dan fotografi kelompok. Pemeriksaan kesehatan akan dilakukan untuk memastikan pengunjung selalu asimtomatik dan memakai masker.
Monumen akan dibersihkan secara berkala.
Hingga Selasa, Agra memiliki 3.548 kasus Covid-19 , termasuk 110 kematian, menurut buletin kesehatan distrik setempat.
India telah mendaftarkan 4.370.128 kasus virus Corona dengan 73.890 kematian dan 3.398.844 dinyatakan, menurut kementerian kesehatan setempat.(Baca juga: India Sebut Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Negaranya Tetap Berlangsung )
Pengunjung akan diberikan e-tiket dan harus menggunakan pembayaran digital, akan ada pembatasan pada kerumunan dan fotografi kelompok. Pemeriksaan kesehatan akan dilakukan untuk memastikan pengunjung selalu asimtomatik dan memakai masker.
Monumen akan dibersihkan secara berkala.
Hingga Selasa, Agra memiliki 3.548 kasus Covid-19 , termasuk 110 kematian, menurut buletin kesehatan distrik setempat.
India telah mendaftarkan 4.370.128 kasus virus Corona dengan 73.890 kematian dan 3.398.844 dinyatakan, menurut kementerian kesehatan setempat.(Baca juga: India Sebut Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Negaranya Tetap Berlangsung )
(ber)
Lihat Juga :