India Sebut Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Negaranya Tetap Berlangsung
Rabu, 09 September 2020 - 19:38 WIB
loading...
Serum Institute of India mengatakan bahwa uji coba kandidat vaksin Covid-19 AstraZeneca di India masih berlangsung dan belum menghadapi masalah apa pun. Foto/REUTERS
A
A
A
NEW DELHI - Serum Institute of India mengatakan bahwa uji coba kandidat vaksin Covid-19 AstraZeneca di India masih berlangsung dan belum menghadapi masalah apa pun. AstraZeneca sebelumnya mengatakan, mereka menghentikan uji coba vaksin karena ada satu peserta di Inggris mengalami sakit yang tak dapat dijelaskan.
"Kami tidak dapat berkomentar banyak tentang uji coba di Inggris. Sejauh menyangkut uji coba di India, itu terus berlanjut dan kami tidak menghadapi masalah sama sekali," kata Serum Institute of India dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Rabu (9/9/2020).
Sebelumnya diwartakan, AstraZeneca menyatakan secara sukarela menghentikan tes untuk melakukan review data keselamatan oleh satu komite independen dan bekerja untuk melakukan review demi meminimalkan potensi dampak pada jangka waktu tes itu.
Vaksin yang dikembangkan bersama Universitas Oxford itu sendiri banyak dianggap sebagai salah satu calon vaksin untuk melawan Covid-19. Penghentian tes ini pun memudarkan harapan bahwa vaksin itu dapat dirilis akhir tahun ini seperti yang diungkapkan sebelumnya. (Baca juga: Vaksin Jadi Retorika Bisnis, Donor Plasma Darah Terbukti Ampuh Sembuhkan COVID-19)
Sementara itu, Australia mengaku tidak khawatir dengan keputusan AstraZeneca untuk menghentikan sementara uji coba vaksin Covid-19 mereka. Deputi Kepala Medis Australia, Nick Coatsworth mengatakan penghentian sementara uji coba ini tidak berari bahwa pengembangan vaksin Covid-19 berakhir.
"Dengan informasi yang saya peroleh saat ini, saya tidak khawatir tentang hal itu. Penangguhan uji coba tidak berarti vaksin tersebuttidak tersedia. Dalam beberapa hal, ini adalah hal yang sangat positif karena menunjukkan bahwa meskipun pengembangan vaksin dipercepat, keamanan adalah prioritas para peneliti dan peneliti klinis,"ucaapnya.
Coatsworth mengatakan Australia seperti banyak pemerintah lain telah berinvestasi dalam beberapa kandidat vaksin Covid-19, tidak hanya pada AstraZeneca. "Karena kami tahu tidak semua dari mereka akan lolos," jelasnya. ( Baca juga: Masih Berubah, Taksiran Harga Vaksin Merah Putih Sekitar Rp74.000 )
"Kami tidak dapat berkomentar banyak tentang uji coba di Inggris. Sejauh menyangkut uji coba di India, itu terus berlanjut dan kami tidak menghadapi masalah sama sekali," kata Serum Institute of India dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Rabu (9/9/2020).
Sebelumnya diwartakan, AstraZeneca menyatakan secara sukarela menghentikan tes untuk melakukan review data keselamatan oleh satu komite independen dan bekerja untuk melakukan review demi meminimalkan potensi dampak pada jangka waktu tes itu.
Vaksin yang dikembangkan bersama Universitas Oxford itu sendiri banyak dianggap sebagai salah satu calon vaksin untuk melawan Covid-19. Penghentian tes ini pun memudarkan harapan bahwa vaksin itu dapat dirilis akhir tahun ini seperti yang diungkapkan sebelumnya. (Baca juga: Vaksin Jadi Retorika Bisnis, Donor Plasma Darah Terbukti Ampuh Sembuhkan COVID-19)
Sementara itu, Australia mengaku tidak khawatir dengan keputusan AstraZeneca untuk menghentikan sementara uji coba vaksin Covid-19 mereka. Deputi Kepala Medis Australia, Nick Coatsworth mengatakan penghentian sementara uji coba ini tidak berari bahwa pengembangan vaksin Covid-19 berakhir.
"Dengan informasi yang saya peroleh saat ini, saya tidak khawatir tentang hal itu. Penangguhan uji coba tidak berarti vaksin tersebuttidak tersedia. Dalam beberapa hal, ini adalah hal yang sangat positif karena menunjukkan bahwa meskipun pengembangan vaksin dipercepat, keamanan adalah prioritas para peneliti dan peneliti klinis,"ucaapnya.
Coatsworth mengatakan Australia seperti banyak pemerintah lain telah berinvestasi dalam beberapa kandidat vaksin Covid-19, tidak hanya pada AstraZeneca. "Karena kami tahu tidak semua dari mereka akan lolos," jelasnya. ( Baca juga: Masih Berubah, Taksiran Harga Vaksin Merah Putih Sekitar Rp74.000 )
(esn)
Lihat Juga :