Israel Sebut Suriah Sangat Berbahaya, Tepis Janji Al-Sharaa Lindungi Etnis Druze
Minggu, 20 Juli 2025 - 08:18 WIB
"Hal ini telah terbukti berulang kali selama enam bulan terakhir," ujarnya, seperti dikutip dari BBC, Minggu (20/7/2025).
"Masyarakat internasional memiliki kewajiban untuk menjamin keamanan dan hak-hak minoritas di Suriah dan untuk mensyaratkan penerimaan Suriah yang baru ke dalam keluarga bangsa-bangsa dengan perlindungan mereka," imbuh dia.
Pasukan Kementerian Dalam Negeri Suriah mulai dikerahkan di wilayah inti Druze pada hari Sabtu di bawah kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat yang bertujuan untuk mencegah intervensi militer Israel lebih lanjut.
Israel sebelumnya mengebom pasukan Kementerian Pertahanan di Sweida dan Ibu Kota Suriah; Damaskus, awal pekan ini untuk memaksa penarikan pasukan setelah mereka dituduh melakukan eksekusi singkat dan pelanggaran lainnya terhadap warga sipil Druze selama penempatan singkat mereka di provinsi selatan Suriah.
Israel, yang memiliki komunitas Druze yang cukup besar, mengatakan bahwa mereka membela minoritas tersebut.
"Masyarakat internasional memiliki kewajiban untuk menjamin keamanan dan hak-hak minoritas di Suriah dan untuk mensyaratkan penerimaan Suriah yang baru ke dalam keluarga bangsa-bangsa dengan perlindungan mereka," imbuh dia.
Pasukan Kementerian Dalam Negeri Suriah mulai dikerahkan di wilayah inti Druze pada hari Sabtu di bawah kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat yang bertujuan untuk mencegah intervensi militer Israel lebih lanjut.
Israel sebelumnya mengebom pasukan Kementerian Pertahanan di Sweida dan Ibu Kota Suriah; Damaskus, awal pekan ini untuk memaksa penarikan pasukan setelah mereka dituduh melakukan eksekusi singkat dan pelanggaran lainnya terhadap warga sipil Druze selama penempatan singkat mereka di provinsi selatan Suriah.
Israel, yang memiliki komunitas Druze yang cukup besar, mengatakan bahwa mereka membela minoritas tersebut.
Lihat Juga :