Abu Ubaidah: Israel Tolak Kesepakatan Gencatan Senjata untuk Bebaskan Semua Tawanan di Gaza
Sabtu, 19 Juli 2025 - 06:39 WIB
Selagi tentara terus memblokir bantuan kemanusiaan kepada penduduk yang terkepung dan membunuh warga Palestina yang kelaparan di lokasi-lokasi yang dikelola oleh GHF yang kontroversial, Israel juga melanjutkan rencana membangun kamp konsentrasi di atas reruntuhan Rafah meskipun mendapat kritik internasional.
Sebanyak 41 warga Palestina tewas oleh pasukan Israel pada hari Jumat, sumber-sumber medis mengonfirmasi kepada Al Jazeera.
Data terbaru dari Kementerian Kesehatan Gaza menunjukkan lebih dari 58.667 warga Palestina telah tewas dan 139.974 lainnya terluka sejak dimulainya perang pada Oktober 2023, termasuk 7.843 tewas dan 27.993 terluka sejak Israel melanggar gencatan senjata terakhir pada bulan Maret.
Kementerian tersebut menambahkan jumlah orang yang kelaparan dari segala usia, termasuk anak-anak, yang “belum pernah terjadi sebelumnya”, berdatangan ke unit gawat darurat di beberapa rumah sakit yang masih beroperasi sebagian di Gaza dalam kondisi kelelahan dan keletihan yang ekstrem.
Baca juga: Hamas Sebut Israel Jalankan Kebijakan Kelaparan Massal di Gaza, 17.000 Anak Malnutrisi Parah
Sebanyak 41 warga Palestina tewas oleh pasukan Israel pada hari Jumat, sumber-sumber medis mengonfirmasi kepada Al Jazeera.
Data terbaru dari Kementerian Kesehatan Gaza menunjukkan lebih dari 58.667 warga Palestina telah tewas dan 139.974 lainnya terluka sejak dimulainya perang pada Oktober 2023, termasuk 7.843 tewas dan 27.993 terluka sejak Israel melanggar gencatan senjata terakhir pada bulan Maret.
Kementerian tersebut menambahkan jumlah orang yang kelaparan dari segala usia, termasuk anak-anak, yang “belum pernah terjadi sebelumnya”, berdatangan ke unit gawat darurat di beberapa rumah sakit yang masih beroperasi sebagian di Gaza dalam kondisi kelelahan dan keletihan yang ekstrem.
Baca juga: Hamas Sebut Israel Jalankan Kebijakan Kelaparan Massal di Gaza, 17.000 Anak Malnutrisi Parah
(sya)
Lihat Juga :