Hamas Sebut Israel Jalankan Kebijakan Kelaparan Massal di Gaza, 17.000 Anak Malnutrisi Parah

Jum'at, 18 Juli 2025 - 20:45 WIB
loading...
Hamas Sebut Israel Jalankan...
17.000 anak mengalami malnutrisi parah di Gaza akibat blokade Israel. Foto/anadolu
A A A
GAZA - Hamas menuduh Israel menjalankan "kebijakan kelaparan massal" terhadap warga Palestina dalam apa yang disebutnya sebagai "kejahatan terhadap kemanusiaan". Muncul peringatan dari pejabat kesehatan di wilayah tersebut tentang meningkatnya jumlah warga sipil kelaparan yang mencari bantuan.

"Kelaparan yang ditimbulkan oleh pendudukan di Jalur Gaza merupakan kejahatan yang disengaja terhadap kemanusiaan, di mana makanan digunakan sebagai senjata perang untuk menundukkan rakyat yang tangguh," ungkap pernyataan Hamas.

Hamas menegaskan, "Kami menyerukan tindakan rakyat dan resmi yang mendesak untuk menghentikan kejahatan keji ini dan menyelamatkan ratusan ribu orang yang kelaparan dan terkepung."

Kementerian Kesehatan di Gaza membunyikan peringatan tentang meningkatnya jumlah warga Palestina yang kelaparan yang datang ke rumah sakit, menunjukkan tanda-tanda kelelahan dan keletihan yang ekstrem.

Peringatan ini muncul hanya beberapa hari setelah UNRWA mengatakan satu dari 10 anak yang diperiksa di klinik-klinik Gaza yang dikelola oleh badan tersebut mengalami malnutrisi.

“Pencegahan Israel yang keras terhadap bantuan yang masuk ke Gaza telah menyebabkan kekurangan pasokan nutrisi yang parah,” ungkap Kepala UNRWA Philippe Lazzarini pada hari Selasa (15/7/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved