Israel Bom Kota Druze di Suriah Beberapa Jam setelah Gencatan Senjata
Rabu, 16 Juli 2025 - 10:00 WIB
Populasi Druze Suriah berjumlah sekitar 700.000 jiwa, dengan Suwayda menjadi rumah bagi komunitas terbesar sekte tersebut.
Sekte keagamaan Druze adalah kelompok minoritas yang berasal dari cabang Syiah Islam pada abad ke-10.
Di Suriah, Druze sebagian besar tinggal di provinsi Suwayda di selatan dan beberapa pinggiran kota Damaskus, terutama di Jaramana dan Ashrafiyat Sahnaya di selatan.
Sejak penggulingan penguasa lama Suriah Bashar al-Assad pada bulan Desember, kekhawatiran muncul mengenai hak dan keselamatan kaum minoritas di bawah pemerintahan baru, yang juga berjuang untuk membangun kembali keamanan secara lebih luas.
Pada bulan April, ratusan warga sipil Alawi tewas sebagai pembalasan setelah pertempuran pecah antara pasukan pemerintah dan kelompok bersenjata yang setia kepada al-Assad, yang merupakan anggota sekte keagamaan Alawi.
Israel telah melancarkan ratusan serangan udara di negara tetangga Suriah sejak Desember 2024, dengan rata-rata satu serangan setiap tiga hingga empat hari.
Serangan terbaru ini terjadi di tengah gencarnya perang yang dilancarkan pemerintahan Netanyahu terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, yang telah menewaskan 58.479 orang sejak Oktober 2023.
Selain Gaza dan Suriah, Israel juga telah melancarkan serangan terhadap Tepi Barat yang diduduki, Lebanon, Iran, dan Yaman dalam beberapa bulan terakhir.
Baca juga: Terungkap, Trump Akui Rusia Pasti Menang Perang Lawan Ukraina
Sekte keagamaan Druze adalah kelompok minoritas yang berasal dari cabang Syiah Islam pada abad ke-10.
Di Suriah, Druze sebagian besar tinggal di provinsi Suwayda di selatan dan beberapa pinggiran kota Damaskus, terutama di Jaramana dan Ashrafiyat Sahnaya di selatan.
Sejak penggulingan penguasa lama Suriah Bashar al-Assad pada bulan Desember, kekhawatiran muncul mengenai hak dan keselamatan kaum minoritas di bawah pemerintahan baru, yang juga berjuang untuk membangun kembali keamanan secara lebih luas.
Pada bulan April, ratusan warga sipil Alawi tewas sebagai pembalasan setelah pertempuran pecah antara pasukan pemerintah dan kelompok bersenjata yang setia kepada al-Assad, yang merupakan anggota sekte keagamaan Alawi.
Israel telah melancarkan ratusan serangan udara di negara tetangga Suriah sejak Desember 2024, dengan rata-rata satu serangan setiap tiga hingga empat hari.
Serangan terbaru ini terjadi di tengah gencarnya perang yang dilancarkan pemerintahan Netanyahu terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, yang telah menewaskan 58.479 orang sejak Oktober 2023.
Selain Gaza dan Suriah, Israel juga telah melancarkan serangan terhadap Tepi Barat yang diduduki, Lebanon, Iran, dan Yaman dalam beberapa bulan terakhir.
Baca juga: Terungkap, Trump Akui Rusia Pasti Menang Perang Lawan Ukraina
(sya)
Lihat Juga :