Jerman Inginkan Peluncur Rudal AS Jangkauan 2.000 Kilometer, Rusia Terancam

Selasa, 15 Juli 2025 - 17:17 WIB
Langkah tersebut memicu protes besar-besaran di seluruh Eropa dan menciptakan spiral ketegangan baru antara Uni Soviet dan AS, yang pada akhirnya mengarah pada penandatanganan Perjanjian INF.

Pengerahan peluncur Typhon seharusnya dilarang berdasarkan Perjanjian INF, di mana Uni Soviet dan AS sepakat menghapus semua rudal berbasis darat dengan jangkauan antara 500 dan 5.500 km.

Pakta tersebut runtuh pada tahun 2019 ketika Washington menarik diri, dengan alasan pelanggaran Rusia.

Rusia membantah klaim tersebut, menuduh AS mengembangkan rudal terlarang tersebut. Presiden Vladimir Putin telah memperingatkan runtuhnya INF akan secara signifikan mengikis kerangka kerja keamanan global.

Baca juga: Rusia Akui Jerman Kembali Menjadi Berbahaya dengan Ancaman Terbaru
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!