Meski Punya Bom Nuklir, Pakar Ini Ungkap 3 Alasan Militer Pakistan Tak Berani Melawan Israel

Selasa, 15 Juli 2025 - 05:05 WIB
Meski punya bom nuklir, militer Pakistan tak berani melawan Israel. Foto/X
ISLAMABAD - Mereka berlenggak-lenggok dengan medali di dada dan rudal di latar belakang, mengklaim sebagai pembela dunia Muslim, pelindung agama, dan penjaga bangsa. Mereka memimpin salah satu pasukan terbesar di Bumi, menguasai persenjataan nuklir, dan memerintah negara yang konon didirikan sebagai tempat perlindungan bagi kaum tertindas.

Namun, ketika Gaza berubah menjadi kuburan—ketika para ibu Palestina menggendong kain kafan berlumuran darah di tempat anak-anak mereka pernah tidur—militer Pakistan tidak berbuat apa-apa. Bahkan tidak ada gumaman apa pun selain khotbah biasa tentang "keprihatinan yang mendalam".



Meski Punya Bom Nuklir, Pakar Ini Ungkap 3 Alasan Militer Pakistan Tak Berani Melawan Israel

1. Korupsi Jadi Benalu di Militer Pakistan

Jawabannya tidak rumit. "Ia korup," kata Junaid S. Ahmad, pakar geopolitik Pakistan, dilansir Middle East Monitor.

Apa yang menghentikan militer terbesar keenam di dunia, yang dipersenjatai dengan senjata nuklir dan memerintah lebih dari 240 juta orang, untuk mengangkat bahkan satu jari simbolis pun untuk membela Palestina? "Singkatnya: Zionisme—bukan ideologi massa, melainkan Zionisme yang berpihak pada asing dan tak punya nyali, yang bercokol di benak elit militer dan politik Pakistan. Mereka bukanlah pembela 'ummah;' mereka adalah penjaga kepentingan Amerika, penjaga kekaisaran yang patuh, berhiaskan kemunafikan," ungkap Junaid S. Ahmad.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!