Terungkap, Rahasia Ibu Kim Jong-un: Putri dari Penyelundup Jepang yang Kabur ke Korut
Kamis, 10 Juli 2025 - 12:21 WIB
Klan Kim selalu menjunjung tinggi kemurnian "garis keturunan Gunung Paektu", yang dinamai berdasarkan gunung ikonis yang berdiri di perbatasan Korea Utara dengan China dan, menurut legenda, merupakan lokasi kamp gerilya tempat Kim Il-sung, pendiri negara Korea Utara dan kakek (dari pihak ayah) Kim Jong-un, memimpin sekelompok pemberontak melawan pasukan Jepang yang menduduki semenanjung Korea.
Tahun lalu, Korea Utara menarik kembali film dokumenter tentang ibu kandung Kim Jong-un, Ko Yong-hui, berjudul "Mother of Great Songun Korea" yang dibuat tahun 2011.
Dua sumber di dalam negeri yang dikutip Radio Free Asia mengatakan pemerintah menarik kembali film dokumenter yang memuji ibu Kim Jong-un—membuat orang-orang bertanya-tanya mengapa negara itu selalu merahasiakan identitas dan latar belakangnya.
"Karena informasi biografinya tidak pernah disebutkan secara resmi, penarikan kembali film tersebut justru menimbulkan kecurigaan," kata seorang penduduk provinsi Hamgyong Utara di timur laut Korea Utara kepada RFA Korea dengan syarat anonim demi alasan keamanan.
Kebanyakan orang Korea Utara tidak tahu namanya—Ko Yong-hui—atau bahwa dia lahir di Osaka, Jepang, atau bahwa ayahnya, Ko Gyon-taek, mengelola pabrik militer di kota itu sebelum berakhirnya Perang Dunia II.
Sumber tersebut mengatakan film dokumenter "Mother of Great Songun Korea" telah mengabaikan semua fakta tentang latar belakang dari Ko Yong-hui. Alih-alih namanya, film tersebut menyebutnya sebagai "ibu yang dihormati" dan menampilkan banyak adegan dirinya di samping Kim Jong-il (ayah Kim Jong-un) selama penampilan resminya.
Film tersebut didistribusikan secara internal kepada pejabat tinggi, lembaga pemerintah, dan militer dalam bentuk VCD, atau cakram padat video, pada tahun 2011, tahun yang sama ketika Kim Jong-il meninggal.
Kontroversi Ibu Kandung Kim Jong-un
Tahun lalu, Korea Utara menarik kembali film dokumenter tentang ibu kandung Kim Jong-un, Ko Yong-hui, berjudul "Mother of Great Songun Korea" yang dibuat tahun 2011.
Dua sumber di dalam negeri yang dikutip Radio Free Asia mengatakan pemerintah menarik kembali film dokumenter yang memuji ibu Kim Jong-un—membuat orang-orang bertanya-tanya mengapa negara itu selalu merahasiakan identitas dan latar belakangnya.
"Karena informasi biografinya tidak pernah disebutkan secara resmi, penarikan kembali film tersebut justru menimbulkan kecurigaan," kata seorang penduduk provinsi Hamgyong Utara di timur laut Korea Utara kepada RFA Korea dengan syarat anonim demi alasan keamanan.
Kebanyakan orang Korea Utara tidak tahu namanya—Ko Yong-hui—atau bahwa dia lahir di Osaka, Jepang, atau bahwa ayahnya, Ko Gyon-taek, mengelola pabrik militer di kota itu sebelum berakhirnya Perang Dunia II.
Sumber tersebut mengatakan film dokumenter "Mother of Great Songun Korea" telah mengabaikan semua fakta tentang latar belakang dari Ko Yong-hui. Alih-alih namanya, film tersebut menyebutnya sebagai "ibu yang dihormati" dan menampilkan banyak adegan dirinya di samping Kim Jong-il (ayah Kim Jong-un) selama penampilan resminya.
Film tersebut didistribusikan secara internal kepada pejabat tinggi, lembaga pemerintah, dan militer dalam bentuk VCD, atau cakram padat video, pada tahun 2011, tahun yang sama ketika Kim Jong-il meninggal.
Lihat Juga :