AS Kucurkan Rp24,3 Triliun untuk Bangun Pangkalan Militer Rahasia Israel

Rabu, 09 Juli 2025 - 16:05 WIB
Meskipun tender secara resmi diberikan kepada perusahaan-perusahaan Amerika, sebagian besar pekerjaan konstruksi disubkontrakkan kepada perusahaan-perusahaan Israel.

Lebih dari 20 proyek terpisah sedang berlangsung atau direncanakan, menurut dokumen dan presentasi Korps Angkatan Darat AS. Banyak yang dikatakan beroperasi dengan kode khusus untuk mengaburkan lokasi persisnya.

Gelombang pembangunan ini bertolak belakang dengan tuntutan yang semakin meningkat di AS untuk penataan ulang kebijakan luar negeri yang berfokus pada prioritas domestik.

Seruan dari berbagai kalangan politik, terutama di antara para pendukung gerakan "America First", telah mendesak Washington untuk menghentikan atau mensyaratkan bantuan kepada Israel di tengah genosida yang sedang berlangsung di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 57.000 warga Palestina.

Namun, meskipun para pejabat AS mengklaim bantuan tersebut untuk keamanan bersama, skala proyek konstruksi Amerika di Israel menunjukkan sesuatu yang sama sekali berbeda: pertahanan militer yang mendalam dan jangka panjang.

Ambil contoh Pangkalan Udara Tel Nof. Sebuah proyek yang didanai AS di sana—disebut dalam dokumen sebagai "Situs 20136", melibatkan peningkatan besar untuk mempersiapkan helikopter militer CH-53K baru Israel. Ini berarti membangun hanggar baru, memperluas landasan pacu, dan menyiapkan area perawatan lanjutan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!