Trump Tandatangani RUU Besar Indah setelah Pesawat Pengebom B-2 Terbang di Atas

Sabtu, 05 Juli 2025 - 07:23 WIB
Upacara tersebut menyusul pemungutan suara tipis di DPR AS, yang meloloskan undang-undang tersebut sehari sebelumnya.

RUU setebal hampir 900 halaman tersebut memperpanjang pemotongan pajak tahun 2017 dari masa jabatan pertama Trump dan untuk sementara mengurangi pajak atas tip dan upah lembur.

RUU tersebut juga mengalokasikan ratusan miliar dolar dalam pengeluaran baru untuk agenda perbatasan dan keamanan nasional presiden, termasuk dana untuk tembok perbatasan AS-Meksiko dan deportasi migran skala besar.

Untuk mengimbangi sebagian biaya, RUU tersebut memberlakukan pemotongan tajam pada Medicaid, bantuan pangan, dan subsidi energi bersih.

Menurut perkiraan Congressional Budget Office (CBO), hampir 12 juta orang Amerika akan kehilangan cakupan Medicaid pada tahun 2034, sementara sekitar 3 juta orang akan kehilangan kelayakan untuk kupon makanan, yang juga dikenal sebagai tunjangan SNAP.

CBO selanjutnya memproyeksikan undang-undang tersebut akan meningkatkan utang nasional sebesar USD3,3 triliun selama dekade berikutnya, karena menimbulkan kerugian pendapatan sebesar USD4,5 triliun sementara hanya menghasilkan USD1,2 triliun dalam pemotongan belanja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!