Bos Industri Jerman: Uni Eropa Bisa Jadi Provinsi China
Kamis, 03 Juli 2025 - 16:15 WIB
Meskipun Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen berjanji mengurangi ketergantungan dan meningkatkan produksi dalam negeri, Scherer mengatakan pasar terus dibanjiri dengan impor China yang lebih murah, mulai dari baja hingga seluruh unit baterai.
Tanpa langkah tegas dari Brussels, menurutnya, basis industri UE akan terus terkikis. "Mungkin lebih baik mengajukan diri sebagai provinsi China," ujar dia.
"Itu pemikiran yang menarik jika Anda memikirkannya dengan saksama. Kita benar-benar berada di titik kritis dan itu tidak ada hubungannya dengan perang di Ukraina, itu adalah perubahan total hubungan global," papar dia.
Von der Leyen telah mengakui risiko ketergantungan yang berlebihan pada Beijing dan mendorong "pengurangan risiko" daripada pemisahan penuh.
Dia juga menuduh China menggunakan taktik yang mendistorsi pasar yang mengancam akan mendeindustrialisasi sebagian Eropa - klaim yang ditolak tegas oleh pejabat China.
Tanpa langkah tegas dari Brussels, menurutnya, basis industri UE akan terus terkikis. "Mungkin lebih baik mengajukan diri sebagai provinsi China," ujar dia.
"Itu pemikiran yang menarik jika Anda memikirkannya dengan saksama. Kita benar-benar berada di titik kritis dan itu tidak ada hubungannya dengan perang di Ukraina, itu adalah perubahan total hubungan global," papar dia.
Von der Leyen telah mengakui risiko ketergantungan yang berlebihan pada Beijing dan mendorong "pengurangan risiko" daripada pemisahan penuh.
Dia juga menuduh China menggunakan taktik yang mendistorsi pasar yang mengancam akan mendeindustrialisasi sebagian Eropa - klaim yang ditolak tegas oleh pejabat China.
Lihat Juga :