Bos Industri Jerman: Uni Eropa Bisa Jadi Provinsi China
Kamis, 03 Juli 2025 - 16:15 WIB
China menguasai pasar lithium dunia. Foto/Svolt Energy
BERLIN - Ketergantungan Uni Eropa (UE) yang berlebihan pada bahan baku China dapat mengurangi industri blok tersebut hingga ke titik di mana ia mungkin juga menjadi "provinsi China". Peringatan itu diungkap seorang eksekutif Jerman.
Stefan Scherer, CEO produsen baterai kendaraan listrik AMG Lithium, mengatakan kepada The Guardian pada hari Rabu (2/7/2025) bahwa tanpa perlindungan sementara, blok tersebut berisiko semakin tertinggal dalam teknologi utama.
China saat ini memurnikan sekitar 60% dari lithium dunia dan mendominasi produksi komponen baterai global, memberinya pengaruh yang sangat besar atas rantai pasokan penting.
"Eropa harus menjadi independen dari China," ujar Scherer kepada surat kabar tersebut di lokasi perusahaan di Bitterfeld-Wolfen, Jerman.
Stefan Scherer, CEO produsen baterai kendaraan listrik AMG Lithium, mengatakan kepada The Guardian pada hari Rabu (2/7/2025) bahwa tanpa perlindungan sementara, blok tersebut berisiko semakin tertinggal dalam teknologi utama.
China saat ini memurnikan sekitar 60% dari lithium dunia dan mendominasi produksi komponen baterai global, memberinya pengaruh yang sangat besar atas rantai pasokan penting.
"Eropa harus menjadi independen dari China," ujar Scherer kepada surat kabar tersebut di lokasi perusahaan di Bitterfeld-Wolfen, Jerman.
Lihat Juga :