Jet Tempur F-16 Ukraina Jatuh dan Pilotnya Tewas Dirudal Rusia, Zelensky Minta Tolong AS
Senin, 30 Juni 2025 - 07:05 WIB
Ukraina mengatakan serangan baru-baru ini menyoroti perlunya dukungan lebih lanjut dari Washington, yang di bawah Presiden Donald Trump belum berkomitmen untuk memberikan bantuan militer baru bagi Ukraina.
Trump mengatakan dia sedang mempertimbangkan permintaan Ukraina untuk lebih banyak rudal Patriot setelah dia bertemu Zelensky di pertemuan puncak NATO Rabu lalu.
"Perang ini harus diakhiri-tekanan pada agresor diperlukan, dan begitu juga perlindungan," kata Zelensky dalam unggahannya di X.
"Ukraina perlu memperkuat pertahanan udaranya-hal yang paling melindungi nyawa."
Dia mengatakan Ukraina siap membeli sistem pertahanan udara Amerika dan mengandalkan "kepemimpinan, kemauan politik, dan dukungan dari Amerika Serikat, Eropa, dan semua mitra kami."
Rusia telah melancarkan serangan skala besar di kota-kota Ukraina setiap beberapa hari dalam beberapa minggu terakhir, yang menyebabkan kerusakan luas, menewaskan puluhan warga sipil dan melukai ratusan lainnya.
Dalam serangan terbaru, ledakan terdengar di Kyiv, Lviv, Poltava, Mykolaiv, Dnipropetrovsk, Cherkasy dan wilayah Ivano-Frankivsk, menurut saksi mata dan gubernur regional.
Militer Ukraina mengatakan serangan udara tercatat di enam lokasi.
Sebelas orang, termasuk dua anak-anak, terluka di wilayah Cherkasy tengah, kata gubernur daerah itu di Telegram. Tiga gedung bertingkat dan sebuah perguruan tinggi rusak. Seorang wanita terluka di wilayah Ivano-Frankivsk barat.
Tim penyelamat mengevakuasi penduduk dari blok apartemen di Cherkasy yang dindingnya hangus dan jendelanya pecah.
Trump mengatakan dia sedang mempertimbangkan permintaan Ukraina untuk lebih banyak rudal Patriot setelah dia bertemu Zelensky di pertemuan puncak NATO Rabu lalu.
"Perang ini harus diakhiri-tekanan pada agresor diperlukan, dan begitu juga perlindungan," kata Zelensky dalam unggahannya di X.
"Ukraina perlu memperkuat pertahanan udaranya-hal yang paling melindungi nyawa."
Dia mengatakan Ukraina siap membeli sistem pertahanan udara Amerika dan mengandalkan "kepemimpinan, kemauan politik, dan dukungan dari Amerika Serikat, Eropa, dan semua mitra kami."
Rusia telah melancarkan serangan skala besar di kota-kota Ukraina setiap beberapa hari dalam beberapa minggu terakhir, yang menyebabkan kerusakan luas, menewaskan puluhan warga sipil dan melukai ratusan lainnya.
Dalam serangan terbaru, ledakan terdengar di Kyiv, Lviv, Poltava, Mykolaiv, Dnipropetrovsk, Cherkasy dan wilayah Ivano-Frankivsk, menurut saksi mata dan gubernur regional.
Militer Ukraina mengatakan serangan udara tercatat di enam lokasi.
Sebelas orang, termasuk dua anak-anak, terluka di wilayah Cherkasy tengah, kata gubernur daerah itu di Telegram. Tiga gedung bertingkat dan sebuah perguruan tinggi rusak. Seorang wanita terluka di wilayah Ivano-Frankivsk barat.
Tim penyelamat mengevakuasi penduduk dari blok apartemen di Cherkasy yang dindingnya hangus dan jendelanya pecah.
(mas)
Lihat Juga :