Jet Tempur F-16 Ukraina Jatuh dan Pilotnya Tewas Dirudal Rusia, Zelensky Minta Tolong AS
Senin, 30 Juni 2025 - 07:05 WIB
"Pilot menggunakan semua senjata yang ada di pesawatnya dan menembak jatuh tujuh target udara. Saat menembak jatuh yang terakhir, pesawatnya rusak dan mulai kehilangan ketinggian," kata Angkatan Udara Ukraina di Telegram, seperti dikutip Reuters, Senin (30/6/2025).
Pakar militer Ukraina Roman Svitan, yang berbicara awal bulan ini, mengatakan F-16 tidak cocok untuk semua tugas dalam perang, khususnya untuk mengusir pesawat nirawak yang menyerbu kota-kota Ukraina, karena lebih baik digunakan untuk melawan target yang berkecepatan lebih tinggi.
Zelensky, yang berbicara dalam pidato video malam harinya, mengatakan Ustymenko telah menerbangkan misi sejak masa kampanye militer yang dimulai pada tahun 2014 melawan separatis yang didanai Rusia yang telah merebut sebagian wilayah Ukraina timur.
"Dia menguasai empat jenis pesawat dan telah menghasilkan prestasi penting dalam membela Ukraina," katanya.
"Sungguh menyakitkan kehilangan orang-orang seperti itu," paparnya.
Militer Ukraina mengatakan secara total Rusia meluncurkan 477 pesawat nirawak dan 60 rudal berbagai jenis ke Ukraina dalam semalam. Pasukan Ukraina mengeklaim telah menghancurkan 211 pesawat nirawak dan 38 rudal, sementara 225 pesawat nirawak lainnya hilang karena peperangan elektronik atau merupakan umpan yang tidak membawa bahan peledak.
Menulis sebelumnya di X, Zelensky mengatakan: "Moskow tidak akan berhenti selama masih memiliki kemampuan untuk melancarkan serangan besar-besaran."
Dia mengatakan Rusia telah meluncurkan sekitar 114 rudal, 1.270 pesawat nirawak, dan 1.100 bom luncur hanya dalam seminggu terakhir.
Kantor berita milik pemerintah Rusia, RIA Novosti, mengatakan satu orang tewas oleh pesawat nirawak Ukraina di wilayah Luhansk Ukraina yang dikuasai Rusia.
Baik Ukraina maupun Rusia mengatakan mereka tidak menyerang target sipil.
Pakar militer Ukraina Roman Svitan, yang berbicara awal bulan ini, mengatakan F-16 tidak cocok untuk semua tugas dalam perang, khususnya untuk mengusir pesawat nirawak yang menyerbu kota-kota Ukraina, karena lebih baik digunakan untuk melawan target yang berkecepatan lebih tinggi.
Zelensky, yang berbicara dalam pidato video malam harinya, mengatakan Ustymenko telah menerbangkan misi sejak masa kampanye militer yang dimulai pada tahun 2014 melawan separatis yang didanai Rusia yang telah merebut sebagian wilayah Ukraina timur.
"Dia menguasai empat jenis pesawat dan telah menghasilkan prestasi penting dalam membela Ukraina," katanya.
"Sungguh menyakitkan kehilangan orang-orang seperti itu," paparnya.
Militer Ukraina mengatakan secara total Rusia meluncurkan 477 pesawat nirawak dan 60 rudal berbagai jenis ke Ukraina dalam semalam. Pasukan Ukraina mengeklaim telah menghancurkan 211 pesawat nirawak dan 38 rudal, sementara 225 pesawat nirawak lainnya hilang karena peperangan elektronik atau merupakan umpan yang tidak membawa bahan peledak.
Menulis sebelumnya di X, Zelensky mengatakan: "Moskow tidak akan berhenti selama masih memiliki kemampuan untuk melancarkan serangan besar-besaran."
Dia mengatakan Rusia telah meluncurkan sekitar 114 rudal, 1.270 pesawat nirawak, dan 1.100 bom luncur hanya dalam seminggu terakhir.
Kantor berita milik pemerintah Rusia, RIA Novosti, mengatakan satu orang tewas oleh pesawat nirawak Ukraina di wilayah Luhansk Ukraina yang dikuasai Rusia.
Baik Ukraina maupun Rusia mengatakan mereka tidak menyerang target sipil.
Lihat Juga :