Perang 12 Hari Melawan Iran, Ekonomi Israel Runtuh
Rabu, 25 Juni 2025 - 16:37 WIB
Kementerian Keuangan Israel mengungkapkan bahwa sumber daya keuangan negara saat ini menipis dengan cepat, dan meminta USD857 juta untuk ditransfer ke Kementerian Pertahanan, sementara meminta pemotongan USD200 juta dari kementerian kesehatan, pendidikan, dan layanan sosial.
Surat kabar keuangan Israel Globes melaporkan bahwa sebagian besar dana ini akan digunakan untuk menutupi biaya personel militer.
Sekitar 450.000 prajurit cadangan dipanggil untuk bertugas sebagai bagian dari upaya mobilisasi skala besar selama perang.
Abdelkarim menyatakan bahwa shekel Israel terhadap dolar AS turun menjadi 3,7 setelah perang dimulai tetapi pulih menjadi 3,5, mencatat bahwa pelemahan dolar dan transaksi spekulatif juga efektif dalam pemulihan kecil ini.
Iran telah menargetkan infrastruktur penting di Tel Aviv dan Haifa, termasuk serangan yang menutup Bazan, kilang minyak terbesar Israel, yang menyebabkan kerugian harian sekitar USD3 juta, menurut Financial Times.
Bandara Ben Gurion menghentikan operasinya sebagai tanggapan atas serangan balasan Iran. Bandara tersebut biasanya menangani sekitar 300 penerbangan dan 35.000 penumpang setiap hari dan baru dibuka kembali sebagian pada hari Minggu untuk tujuan repatriasi. Gangguan ini dapat mengakibatkan kerugian ekonomi yang lebih besar.
Penghentian sementara bandara terbesar di negara itu bertepatan dengan maskapai nasional Israel, El Al, yang menangguhkan penerbangan dan mengalihkan pesawat, untuk mencegah ancaman menjadi sasaran.
Sebuah penerbangan ke Paris dialihkan dalam perjalanan dan mendarat di Administrasi Siprus Yunani, dan satu penerbangan ke Bangkok terpaksa mendarat di Roma.
Surat kabar keuangan Israel Globes melaporkan bahwa sebagian besar dana ini akan digunakan untuk menutupi biaya personel militer.
Sekitar 450.000 prajurit cadangan dipanggil untuk bertugas sebagai bagian dari upaya mobilisasi skala besar selama perang.
Abdelkarim menyatakan bahwa shekel Israel terhadap dolar AS turun menjadi 3,7 setelah perang dimulai tetapi pulih menjadi 3,5, mencatat bahwa pelemahan dolar dan transaksi spekulatif juga efektif dalam pemulihan kecil ini.
2. Pertumbuhan Ekonomi Melambat
Para ahli memperingatkan bahwa tingkat pertumbuhan Israel dapat melambat, pengangguran dapat meningkat, dan tingkat kemiskinan dapat meningkat jika konflik terus berlanjut.Iran telah menargetkan infrastruktur penting di Tel Aviv dan Haifa, termasuk serangan yang menutup Bazan, kilang minyak terbesar Israel, yang menyebabkan kerugian harian sekitar USD3 juta, menurut Financial Times.
Bandara Ben Gurion menghentikan operasinya sebagai tanggapan atas serangan balasan Iran. Bandara tersebut biasanya menangani sekitar 300 penerbangan dan 35.000 penumpang setiap hari dan baru dibuka kembali sebagian pada hari Minggu untuk tujuan repatriasi. Gangguan ini dapat mengakibatkan kerugian ekonomi yang lebih besar.
Penghentian sementara bandara terbesar di negara itu bertepatan dengan maskapai nasional Israel, El Al, yang menangguhkan penerbangan dan mengalihkan pesawat, untuk mencegah ancaman menjadi sasaran.
Sebuah penerbangan ke Paris dialihkan dalam perjalanan dan mendarat di Administrasi Siprus Yunani, dan satu penerbangan ke Bangkok terpaksa mendarat di Roma.
3. Butuh Rekonstruksi Pembangunan
Biaya operasional pembangunan ini sendiri diperkirakan mencapai sekitar USD6 juta.Lihat Juga :