Terbang Dekat Wilayah Udara China, Pesawat Mata-mata AS Nyamar Jadi Pesawat Malaysia

Rabu, 09 September 2020 - 03:35 WIB
Pesawat mata-mata AS RC-135W Rivet Joint. Foto/Defpost
BEIJING - Sebuah pesawat mata-mata Amerika Serikat (AS ) terlihat menyamar sebagai pesawat Malaysia saat berpatroli secara intensif antara Pulau Hainan China dan Kepulauan Paracel, yang diklaim juga oleh Beijing. Manuver berbahaya tersebut berisiko membingungkan pesawat sipil dan militer, yang di masa lalu telah mengakibatkan penembakan pesawat yang mematikan.

Menurut South China Sea Probing Initiative (SCSPI), sebuah wadah pemikir China yang terhubung ke Universitas Peking, sebuah pesawat mata-mata intelijen Angkatan Udara AS RC-135W Rivet Joint terlihat meninggalkan Pangkalan Angkatan Udara Kadena di Okinawa, Jepang, pada Selasa. Namun, secara misterius, pesawat tersebut digantikan oleh apa yang tampak seperti pesawat Malaysia di atas Laut China Selatan.



"Setelah pesawat melintasi Laut China Selatan, ia kemudian berpatroli secara intensif di perairan internasional antara Pulau Hainan dan Kepulauan Paracel," kata SCSPI seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (9/9/2020).(Baca juga: China Berang Latihan Militernya 'Diintip' Pesawat Mata-mata AS )

Untuk lokasi yang terakhir, AS telah menantang klaim kedaulatan Beijing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!