3 Alasan Sistem Iron Dome Israel Tak Berdaya Bendung Rudal-rudal Iran

Senin, 16 Juni 2025 - 14:15 WIB

1. Serangan Jenuh (Saturation Attack)



Iran tidak hanya meluncurkan satu-dua rudal, melainkan dalam volume besar sekaligus.

Menurut laporan Associated Press dan The Guardian, lebih dari 270 rudal dan drone ditembakkan secara simultan ke berbagai wilayah Israel. Iron Dome, yang dirancang untuk mengintersepsi rudal jarak pendek secara selektif, tidak mampu mengatasi serangan dalam jumlah sebanyak itu.

Faktanya, Iron Dome hanya mampu menangani sejumlah target terbatas dalam satu waktu. Bila jumlah rudal musuh melebihi kapasitas peluncur dan radar, sistem tersebut menjadi kelebihan beban dan sebagian rudal musuh akan lolos dari intersepsi.

Sistem Iron Dome bergantung pada persediaan interseptor Tamir—rudal pencegat dengan biaya sekitar USD 40.000 hingga USD50.000 per unit. Jika serangan berlangsung lama, sistem ini bisa kehabisan amunisi, apalagi bila harus menembak ratusan rudal dan drone dalam waktu singkat.

2. Rudal Canggih Iran Gunakan Teknologi MaRV dan Hipersonik



Iran tidak hanya mengandalkan rudal konvensional. Mereka meluncurkan rudal balistik berpemandu seperti misil Haj Qassem dan Qassem Bassir yang dilengkapi teknologi MaRV (Maneuverable Reentry Vehicle)—mampu bermanuver di fase akhir penerbangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!