Kota Bat Yam di Israel Hancur, Presiden Zionis Memohon Negara-negara G7 Ikut Perang Melawan Iran

Minggu, 15 Juni 2025 - 21:42 WIB
“Kami telah lama bekerja dalam kampanye melawan Iran. Jelas bagi kami semua bahwa senjata nuklir Iran adalah hal paling serius yang dapat terjadi dan oleh karena itu kami memperhitungkan apa yang dapat terjadi jika ada senjata nuklir Iran,” kata Ben Gvir.

“Kami merasa damai dengan ini… dan Insya Allah, Negara Israel akan menang,” kata menteri sayap kanan itu dalam pesan video yang direkam di dalam apartemen yang rusak.

Enam orang, termasuk seorang anak, tewas dan tiga orang masih hilang dalam serangan terhadap gedung apartemen itu. Puluhan orang terluka.

Ben Gvir memuji dinas keamanan dan mengatakan bahwa ketika diserang, warga Israel harus masuk ke tempat perlindungan mereka karena “itu menyelamatkan nyawa.”

“Kami melihatnya berulang kali, bahkan di gedung ini – perhatikan apa yang tersisa dari gedung itu, hanya area yang dilindungi. Masuklah ke area yang dilindungi,” katanya.

Baca Juga: 2 Agen Mossad Ditangkap, Persatuan Rakyat Iran Tak Tergoyahkan

Sejak pertempuran dimulai antara Israel dan Iran pada hari Jumat, 13 orang telah tewas dan ratusan orang terluka akibat dampak rudal. Menurut Komando Front Dalam Negeri, tidak semua yang tewas dan terluka parah berada di tempat perlindungan bom.

Kemudian, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Iran akan membayar "harga yang sangat mahal" karena menargetkan warga sipil Israel, saat mengunjungi lokasi serangan rudal Iran dini hari di sebuah gedung apartemen Bat Yam, di mana enam warga Israel tewas dan puluhan lainnya terluka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!