Eks PM Israel Sebut Netanyahu Cs Geng Penjahat yang Lakukan Kejahatan Perang di Gaza

Senin, 02 Juni 2025 - 09:06 WIB
"Negara Israel tidak pernah melancarkan perang seperti ini sejak berdiri," tulis Olmert dalam artikelnya di Haaretz.

"Geng penjahat yang dipimpin oleh Benjamin Netanyahu telah membuat preseden yang tak tertandingi dalam sejarah Israel di bidang ini," lanjut dia.

Dalam wawancaranya dengan CNN pada hari Minggu (1/6/2025), Olmert mengatakan bahwa "tidak ada tujuan" yang dapat dicapai Israel melalui perluasan operasi militernya di Gaza.

"Ribuan warga Palestina yang tidak terlibat akan terbunuh sebagai akibat dari operasi militer lebih lanjut, yang hampir tidak seorang pun di Israel anggap sah saat ini dan akan mencapai sesuatu yang berharga," katanya.

Olmert mengecam para menteri Israel, menggambarkan mereka sebagai "penjahat kabinet", yang menyerukan untuk "membuat warga Gaza kelaparan". Dia mengatakan pejabat pemerintah Israel telah menyerukan agar semua warga Palestina "dimusnahkan" dan "dibiarkan kelaparan."

"Ini adalah kejahatan perang. Tidak ada kata lain untuk menggambarkannya selain kejahatan perang," katanya.

Pekan lalu, mantan perdana menteri tersebut menyampaikan komentar serupa dalam sebuah wawancara dengan NPR.

"Fakta bahwa menteri senior Israel di kabinet menyerukan secara tegas dan eksplisit untuk menolak segala kebutuhan kemanusiaan dari rakyat Gaza, beberapa juta orang yang tinggal di Gaza, dan mereka mengatakan mereka semua harus kelaparan dan dihancurkan. Ini adalah seruan untuk kejahatan perang oleh banyak menteri senior di kabinet," katanya.

Perang Gaza dipicu oleh serangan pada 7 Oktober 2023 yang dipimpin oleh Hamas, yang mengakibatkan kematian sekitar 1.200 orang dan penculikan 251 orang. Saat ini, sekitar 58 sandera, kurang dari setengahnya diyakini masih hidup, masih ditawan di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!