Kepala Kemanusiaan PBB: Kelaparan Penduduk Gaza karena Israel adalah Kejahatan Perang

Sabtu, 31 Mei 2025 - 07:05 WIB
Fletcher mencatat, "Kami telah menggambarkan penghalangan yang disengaja terhadap operasi bantuan dan pembongkaran sistematis kehidupan Palestina, dan yang menopangnya, di Gaza."

"Apakah Anda akan bertindak, dengan tegas, untuk mencegah genosida dan untuk memastikan penghormatan terhadap hukum humaniter internasional? Atau apakah Anda akan mengatakan sebaliknya, 'kami telah melakukan semua yang kami bisa?'" tanya pejabat PBB itu.

Meningkatnya Jumlah Korban Tewas



Sejak Israel mengingkari gencatan senjata pada 18 Maret, Israel telah membunuh dan melukai ribuan warga Palestina di seluruh Jalur Gaza melalui pemboman udara berdarah dan berkelanjutan.

Pada tanggal 7 Oktober 2023, setelah operasi Perlawanan Palestina di Israel selatan, militer Israel melancarkan perang genosida terhadap warga Palestina, menewaskan lebih dari 54.000 orang, melukai lebih dari 123.000 orang, dan lebih dari 14.000 orang masih hilang.

Meskipun banyak negara di seluruh dunia mengutuk genosida Israel, hanya sedikit yang dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban Israel.

Israel saat ini sedang diselidiki atas kejahatan genosida oleh Mahkamah Internasional, sementara para penjahat perang yang dituduh, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, sekarang secara resmi dicari Mahkamah Kriminal Internasional.

Genosida Israel sebagian besar dipertahankan, didukung, dan dibiayai Washington dan beberapa kekuatan Barat lainnya.

Baca juga: Jejak Karbon dari Perang Genosida Israel di Gaza Melampaui 100 Negara
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!