Jerman Nyatakan Ukraina Kini Bebas Serang Wilayah Rusia dengan Rudal NATO

Selasa, 27 Mei 2025 - 09:40 WIB
Sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali ke Gedung Putih tahun ini, dia telah berupaya mendorong kedua pihak yang berkonflik untuk melakukan perundingan langsung di tingkat tertinggi.

Trump pekan lalu menyarankan Vatikan sebagai tuan rumah yang mungkin untuk sebuah pertemuan, dengan pemerintah Italia mengatakan pemimpin Gereja Katolik siap untuk menyelenggarakan perundingan.

Namun, Moskow telah meragukan potensi Takhta Suci sebagai tuan rumah.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan akan menjadi "tidak elegan" bagi Gereja Katolik untuk memediasi diskusi antara dua negara yang sebagian besar beragama Kristen Ortodoks.

Merz mengatakan bahwa para pendukung Ukraina dari Barat telah berupaya menggunakan semua opsi diplomatik yang tersedia bagi mereka untuk memulai perundingan.

“Setelah tiga minggu terakhir, tidak seorang pun dapat menuduh kami tidak menggunakan semua cara diplomatik yang tersedia,” kata Merz. Selain “mengibarkan bendera putih,” para pendukung Ukraina telah “melakukan semua” yang mereka bisa.

“Jika tawaran untuk bertemu di Vatikan pun tidak mendapat persetujuan (Putin), maka kita harus bersiap menghadapi perang ini yang akan berlangsung lebih lama dari yang kita semua inginkan atau bayangkan," imbuh dia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!