Spanyol Ngotot Solusi 2 Negara Atasi Krisis Gaza
Senin, 26 Mei 2025 - 19:15 WIB
“Ada banyak kekuatan diplomatik di sini hari ini,” kata Albares. “Kami adalah pemerintahan yang berbeda yang bersatu, tetapi kami semua percaya pada prinsip yang sama dan tidak menyerah untuk menerima kekerasan sebagai cara alami bagi orang Israel dan Palestina untuk berhubungan.”
Ia mengatakan bahwa “waktu hampir habis” untuk solusi dua negara, tetapi pertemuan Madrid bertujuan untuk mengklarifikasi “langkah-langkah konkret” untuk membalikkan keadaan demi kepentingan Palestina dan Israel.
Albares mengatakan Spanyol akan mendorong langkah-langkah untuk mengakhiri perang, termasuk menangguhkan perjanjian perdagangan Uni Eropa-Israel, embargo senjata di seluruh Uni Eropa terhadap Israel, memberikan sanksi kepada lebih banyak individu yang terkait dengan konflik, dan “membuat solusi dua negara menjadi mustahil.”
Spanyol akan mengusulkan agar pertemuan PBB mendatang pada tanggal 16 Juni digunakan sebagai “gerakan besar untuk pengakuan negara Palestina,” tambahnya.
“Kemudian, sekitar setahun kemudian, kita dapat mengadakan pertemuan internasional lainnya dengan Palestina sebagai negara penuh dengan hak-hak lengkap di dalam PBB,” katanya.
Ia mengatakan bahwa “waktu hampir habis” untuk solusi dua negara, tetapi pertemuan Madrid bertujuan untuk mengklarifikasi “langkah-langkah konkret” untuk membalikkan keadaan demi kepentingan Palestina dan Israel.
Albares mengatakan Spanyol akan mendorong langkah-langkah untuk mengakhiri perang, termasuk menangguhkan perjanjian perdagangan Uni Eropa-Israel, embargo senjata di seluruh Uni Eropa terhadap Israel, memberikan sanksi kepada lebih banyak individu yang terkait dengan konflik, dan “membuat solusi dua negara menjadi mustahil.”
Spanyol akan mengusulkan agar pertemuan PBB mendatang pada tanggal 16 Juni digunakan sebagai “gerakan besar untuk pengakuan negara Palestina,” tambahnya.
“Kemudian, sekitar setahun kemudian, kita dapat mengadakan pertemuan internasional lainnya dengan Palestina sebagai negara penuh dengan hak-hak lengkap di dalam PBB,” katanya.
(ahm)
Lihat Juga :