Hamas Menentang Keras Pemindahan Para Pemimpinnya dari Gaza

Kamis, 22 Mei 2025 - 16:45 WIB
Pasukan pendudukan Israel, yang didukung oleh dukungan tanpa syarat Amerika Serikat (AS), melanjutkan kampanye militer mereka di Gaza, yang telah mengakibatkan lebih dari 175.000 warga Palestina tewas atau terluka.

Mayoritas korban adalah wanita dan anak-anak, sementara lebih dari 11.000 lainnya hilang dan diyakini tewas.

Netanyahu mengatakan serangan militer akan terus berlanjut hingga semua tawanan Israel yang ditahan di Gaza dibebaskan dan Hamas turun dari kekuasaan dan para pemimpinnya meninggalkan daerah kantong itu.

Anggota kabinet lainnya menambahkan Israel akan mencaplok sebagian besar wilayah Jalur Gaza yang terkepung, meninggalkan warga Palestina untuk tinggal di zona militer kecil.

Baca juga: Setelah Serang Pakistan, India Kini Gempur Habis-habisan Kaum Maois
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!