Putin dan Trump Teleponan 2 Jam, Rusia Siap Bekerja untuk Akhiri Perang Ukraina

Selasa, 20 Mei 2025 - 07:05 WIB
"Saya ingin mencatat bahwa, secara keseluruhan, posisi Rusia jelas. Hal utama bagi kami adalah menghilangkan akar penyebab krisis ini," imbuh Putin.

Vladimir Putin, yang militernya kini menguasai lebih dari 20 persen atau seperlima dari total wilayah Ukraina dan terus maju dengan mantap, telah menjelaskan persyaratannya untuk gencatan senjata dengan sangat jelas.

Persyaratan itu adalah, pertama, Ukraina tidak akan, dan tidak akan pernah di masa mendatang, bergabung dengan NATO.

Kedua, Crimea harus diakui semata-mata sebagai wilayah Rusia. Ketiga, Rusia harus diizinkan untuk mempertahankan semua tanah yang telah dikuasainya selama perang, dan diserahkan seluruh wilayah dari empat wilayah Ukraina yang diklaim Rusia.

Ukraina, hingga saat ini, dengan tegas menolak persyaratan tersebut.

"Kita hanya perlu menentukan cara yang paling efektif untuk bergerak menuju perdamaian," tegas Presiden Putin, seraya mendesak Kyiv untuk berkompromi tanpa secara langsung menyebut Ukraina atau Presiden Zelensky.

Pembicaraan hari Senin terjadi hampir seminggu setelah Presiden Trump, yang ingin dilihat sebagai pembawa perdamaian global, mengatakan bahwa solusi untuk perang Rusia-Ukraina hanya dapat dicapai setelah dia dan Presiden Putin bertemu atau berbicara secara langsung.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!