Gencatan Senjata India dan Pakistan Sangat Rapuh, Trump Tawarkan Bantuan

Minggu, 11 Mei 2025 - 18:35 WIB
Pejabat di Pakistan mengatakan ada beberapa penembakan di Bhimber di Kashmir Pakistan semalam tetapi tidak di tempat lain, dan tidak ada korban jiwa.

Kedua negara, yang lahir dari pemerintahan kolonial Inggris pada tahun 1947, telah berperang tiga kali - dua kali untuk memperebutkan wilayah Kashmir.

India yang mayoritas beragama Hindu dan Pakistan yang beragama Muslim sama-sama menguasai sebagian wilayah Kashmir tetapi mengklaimnya secara penuh.

India menyalahkan Pakistan atas pemberontakan di wilayah Kashmir yang dimulai pada tahun 1989 dan telah menewaskan puluhan ribu orang. India juga menyalahkan kelompok militan Pakistan atas serangan di tempat lain di India.

Pakistan mengatakan bahwa mereka hanya memberikan dukungan moral, politik, dan diplomatik kepada separatis Kashmir.

Jumlah korban tewas gabungan dalam pertempuran baru-baru ini telah mencapai hampir 70, kata para pejabat.

“Keluarga saya lebih bahagia daripada saya karena anak-anak dan istri saya menelepon saya setiap jam untuk menanyakan keadaan saya. Syukurlah gencatan senjata terjadi,” kata Guruman Singh, seorang penjaga keamanan di Amritsar kepada Reuters.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!