Dipantau Kim Jong-un, Korea Utara Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir
Jum'at, 09 Mei 2025 - 10:21 WIB
Sebagai respons, Pyongyang telah meningkatkan uji coba rudalnya, menegaskan haknya untuk membela diri dan melakukan pencegahan.
Sementara itu, Rusia telah berjanji untuk membantu melindungi Korea Utara jika diserang berdasarkan perjanjian pertahanan bersama yang ditandatangani tahun lalu.
Perjanjian tersebut mewajibkan kedua belah pihak untuk memberikan bantuan militer segera satu sama lain jika diperlukan.
Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan Kim Jong-un pada bulan Juni 2024. Setelah itu, pasukan Korea Utara secara resmi bergabung dengan operasi militer Moskow yang bertujuan untuk mengusir serangan Ukraina ke Wilayah Kursk Rusia.
Putin kemudian menyampaikan terima kasih atas peran yang dimainkan pasukan Pyongyang dalam membebaskan wilayah tersebut, dengan mencatat bahwa mereka telah menunjukkan "kepahlawanan, pelatihan khusus tingkat tinggi, dan keberanian."
Sementara itu, Rusia telah berjanji untuk membantu melindungi Korea Utara jika diserang berdasarkan perjanjian pertahanan bersama yang ditandatangani tahun lalu.
Perjanjian tersebut mewajibkan kedua belah pihak untuk memberikan bantuan militer segera satu sama lain jika diperlukan.
Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan Kim Jong-un pada bulan Juni 2024. Setelah itu, pasukan Korea Utara secara resmi bergabung dengan operasi militer Moskow yang bertujuan untuk mengusir serangan Ukraina ke Wilayah Kursk Rusia.
Putin kemudian menyampaikan terima kasih atas peran yang dimainkan pasukan Pyongyang dalam membebaskan wilayah tersebut, dengan mencatat bahwa mereka telah menunjukkan "kepahlawanan, pelatihan khusus tingkat tinggi, dan keberanian."
(mas)
Lihat Juga :