Seorang Muslim Dibunuh Secara Brutal di Masjid Prancis dan Islam Dihina, Ini Respons Macron

Senin, 28 April 2025 - 06:59 WIB
Tersangka mengirim video yang telah direkamnya dengan telepon genggamnya—yang memperlihatkan korban menggeliat kesakitan—kepada orang lain, yang kemudian membagikannya di platform media sosial sebelum menghapusnya.

Sumber yang dekat dengan kasus tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan tersangka, meskipun tidak ditangkap, telah diidentifikasi sebagai warga negara Prancis asal Bosnia yang bukan seorang Muslim.

Korban, seorang pemuda Mali berusia 20-an, dan penyerang berada di dalam masjid sendirian saat kejadian.

Setelah awalnya salat bersama korban, penyerang kemudian menikam korban hingga 50 kali sebelum melarikan diri dari tempat kejadian.

Jenazah korban baru ditemukan kemudian pada pagi hari ketika jamaah lainnya tiba di masjid untuk persiapan salat Jumat.

Sebuah protes "melawan Islamofobia" diadakan pada Minggu malam di Paris sebagai respons atas pembunuhan tersebut.

"Tidak Diabaikan"



Dewan Umat Muslim Prancis (CFCM) mengatakan bahwa mereka "ngeri" oleh "serangan teroris anti-Muslim" dan mendesak umat Muslim di Prancis untuk "sangat waspada".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!