Jenderal Tertinggi Rusia Puji Kepahlawanan Militer Korut setelah Rebut Kembali Kursk dari Ukraina

Minggu, 27 April 2025 - 05:56 WIB
Gerasimov menambahkan, pasukan Korut turut serta dalam pembebasan Wilayah Kursk Rusia berdasarkan Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif antara Moskow dan Pyongyang, yang mulai berlaku Desember lalu.

Perjanjian tersebut mengatur bantuan militer timbal balik jika terjadi serangan, dengan menjanjikan dukungan segera "dengan segala cara yang tersedia" berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB.

Pelaksanaan perjanjian tersebut menyusul klaim Amerika Serikat dan pendukung Kyiv lainnya bahwa Pyongyang telah mengirim sekitar 12.000 tentara ke Rusia untuk pelatihan dan kemungkinan penempatan dalam perang Ukraina. Saat itu, Moskow dan Pyongyang tidak membenarkan atau membantah laporan tersebut.

Mengomentari pujian Gerasimov atas keterlibatan pasukan Korut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menulis di Telegram bahwa Rusia "tidak akan pernah melupakan teman-teman kami."

Ukraina belum berkomentar atas pengumuman Putin perihal direbutnya kembali Wilayah Kursk Rusia yang sebelumnya dikuasai pasukan Kyiv.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!