3 Dendam Israel ke Paus Fransiskus, hingga Enggan Mengirim Pejabat Senior ke Pemakaman

Sabtu, 26 April 2025 - 14:30 WIB
Menurut laporan The Times of Israel (2021), pemerintah Israel merasa bahwa Vatikan terlalu memihak Palestina dan mengabaikan perspektif Israel dalam konflik Timur Tengah.

Paus juga pernah menyebut pendudukan Israel di Tepi Barat sebagai "tirani", yang memicu kecaman dari para pemimpin Israel.

Selain itu, Paus Fransiskus telah mengunjungi Palestina beberapa kali dan menyebutnya sebagai "negara Palestina", sementara Israel menolak pengakuan tersebut.

Sikapnya yang pro-Palestina ini membuat hubungan Vatikan-Israel semakin renggang.

2. Kritik Paus terhadap Kebijakan Israel di Yerusalem



Paus Fransiskus kerap mengkritik kebijakan Israel terkait Yerusalem, terutama setelah AS dan Israel mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Pada tahun 2018, Paus menyerukan status quo Yerusalem sebagai kota suci bagi tiga agama (Yudaisme, Kristen, dan Islam) dan menentang langkah sepihak Israel.

Menurut Reuters (2019), Vatikan menganggap Yerusalem Timur sebagai bagian dari tanah Palestina yang diduduki, sementara Israel mengklaim kedaulatan penuh atas kota tersebut.

Pernyataan Paus ini dianggap sebagai serangan terhadap legitimasi Israel atas Yerusalem.

Selain itu, Paus Fransiskus juga mendorong dialog internasional untuk menyelesaikan sengketa Yerusalem, yang dianggap Israel sebagai upaya untuk melemahkan posisi mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!