Bantai 15 Paramedis dan Pekerja Bantuan Gaza, Militer Israel Akui Kegagalan Profesional

Senin, 21 April 2025 - 07:38 WIB
Cuplikan rekaman video ponsel tentang paramedis Bulan Sabit Merah Palestina ditembak mati pasukan Israel di dekat kota Rafah, Gaza selatan, pada 23 Maret. Foto/via BBC
GAZA - Militer Israel mengatakan bahwa peninjauan atas pembunuhan 15 paramedis dan pekerja bantuan di Gaza bulan lalu menemukan kegagalan profesional dan pelanggaran perintah.

Namun, militer Zionis mengklaim tidak ada upaya untuk menyembunyikan insiden tragis tersebut.



Belasan paramedis dan pekerja darurat tersebut ditembak mati pasukan militer Israel pada 23 Maret di dekat kota Rafah, Gaza selatan. Jasad mereka kemudian dikubur di kuburan dangkal.

Seminggu kemudian, pejabat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Bulan Sabit Merah Palestina menemukan jasad 15 responden darurat tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!