Viral, Pimpinan Universitas India Oleskan Kotoran Sapi ke Dinding Kelas untuk Redam Panas
Jum'at, 18 April 2025 - 09:24 WIB
Profesor Vijender Chauhan, yang melatih calon mahasiswa UPSC (Union Public Service Commission), mempertanyakan peluang perekrutan mahasiswa dari perguruan tinggi yang dipimpin oleh seseorang yang mempromosikan kotoran sapi di dinding kelas.
“Dia adalah Kepala Sekolah di universitas saya. Dia menempelkan kotoran sapi di dinding kelas. Saya khawatir tentang banyak hal—pertama-tama—jika Anda seorang pemberi kerja dan pelamar belajar dari sebuah institusi yang memiliki pemimpin akademis seperti itu—berapa peluang dia untuk dipekerjakan?” tulis Chauhan di X.
Seorang pengguna media sosial menulis, “Kepala Sekolah LB College Delhi University pertama kali mengikat seekor sapi di dalam kampus. Kemudian, dengan menggunakan kotoran sapi yang tepat, pekerjaan mengecat dinding kampus juga dimulai. Jika minum air seni sapi dijadikan kewajiban di kampus, maka tidak ada yang dapat menghentikan negara untuk menjadi Guru Vishwa.”
Terletak di Ashok Vihar dan dikelola oleh pemerintah Delhi, kampus ini didirikan pada tahun 1965 dan diberi nama Rani Lakshmibai dari Jhansi.
Kampus ini terdiri dari lima blok, dengan inisiatif terbaru yang difokuskan pada salah satunya.
“Dia adalah Kepala Sekolah di universitas saya. Dia menempelkan kotoran sapi di dinding kelas. Saya khawatir tentang banyak hal—pertama-tama—jika Anda seorang pemberi kerja dan pelamar belajar dari sebuah institusi yang memiliki pemimpin akademis seperti itu—berapa peluang dia untuk dipekerjakan?” tulis Chauhan di X.
Seorang pengguna media sosial menulis, “Kepala Sekolah LB College Delhi University pertama kali mengikat seekor sapi di dalam kampus. Kemudian, dengan menggunakan kotoran sapi yang tepat, pekerjaan mengecat dinding kampus juga dimulai. Jika minum air seni sapi dijadikan kewajiban di kampus, maka tidak ada yang dapat menghentikan negara untuk menjadi Guru Vishwa.”
Terletak di Ashok Vihar dan dikelola oleh pemerintah Delhi, kampus ini didirikan pada tahun 1965 dan diberi nama Rani Lakshmibai dari Jhansi.
Kampus ini terdiri dari lima blok, dengan inisiatif terbaru yang difokuskan pada salah satunya.
(mas)
Lihat Juga :