Meski Mesra dengan Putin, 3 Alasan Donald Trump Perpanjang Sanksi untuk Rusia selama 12 Bulan
Minggu, 13 April 2025 - 18:04 WIB
Beberapa pelanggaran lain yang diduga dilakukan Moskow adalah upaya untuk "merusak keamanan di negara-negara dan kawasan yang penting bagi keamanan nasional Amerika Serikat; dan melanggar prinsip-prinsip hukum internasional yang mapan, termasuk penghormatan terhadap integritas teritorial negara-negara."
Mengomentari ancaman Trump, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan minggu lalu bahwa "dialog kami dengan pihak Amerika sedang berlangsung," dan bahwa Moskow tetap terbuka untuk menyelesaikan konflik Ukraina secara diplomatis.
Pada pertengahan Maret, presiden AS mengusulkan jeda serangan terhadap infrastruktur energi, yang secara terbuka didukung oleh Moskow dan Kiev. Rusia menuduh Ukraina melanggar gencatan senjata, tetapi telah menegaskan kembali tujuannya untuk menegakkan gencatan senjata parsial guna membangun hubungan dengan AS.
3. Gencatan Senjata dengan Ukraina Tidak Terwujud
Akhir bulan lalu, presiden AS menyesalkan bahwa masih ada "banyak niat buruk antara" Ukraina dan Rusia. Trump juga mengancam akan menjatuhkan sanksi baru kepada Moskow jika ia menganggap Rusia bertanggung jawab atas kegagalan dalam perundingan gencatan senjata terkait konflik Ukraina.Mengomentari ancaman Trump, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan minggu lalu bahwa "dialog kami dengan pihak Amerika sedang berlangsung," dan bahwa Moskow tetap terbuka untuk menyelesaikan konflik Ukraina secara diplomatis.
Pada pertengahan Maret, presiden AS mengusulkan jeda serangan terhadap infrastruktur energi, yang secara terbuka didukung oleh Moskow dan Kiev. Rusia menuduh Ukraina melanggar gencatan senjata, tetapi telah menegaskan kembali tujuannya untuk menegakkan gencatan senjata parsial guna membangun hubungan dengan AS.
(ahm)
Lihat Juga :