Tandingi Rusia, Inggris Uji Mesin Rudal Hipersonik 233 Kali
Senin, 07 April 2025 - 08:52 WIB
Analis militer sekarang khawatir Inggris akan sangat terekspos.
Armada Utara Rusia—dengan 800 rudal jelajah di kapal perang dan kapal selam di lepas pantai Norwegia—menimbulkan “ancaman akut” bagi Inggris, menurut laporan oleh Dewan Geostrategi.
“Ancaman rudal tersebut adalah yang paling nyata sejak berakhirnya Perang Dingin,” demikian peringatan laporan tersebut.
Pahlawan Falklands Laksamana Chris Parry menyuarakan kekhawatiran tersebut: “Faktanya adalah jika perang pecah dalam jangka pendek hingga menengah, kita akan berada dalam masalah nyata sejauh menyangkut pertahanan Inggris.”
Kepala pertahanan telah didesak untuk berinvestasi dalam lebih banyak baterai Sky Sabre, senjata antipesawat Gepard Jerman, dan menambah armada pesawat radar Wedgetail RAF dari tiga menjadi lima.
Saat ini, Inggris tidak memiliki tempat perlindungan serangan udara publik dan hanya sembilan pesawat patroli Poseidon P-8 untuk melindungi pantainya—tetapi analis mengatakan setidaknya 15 diperlukan untuk sepenuhnya mempertahankan Kepulauan Inggris.
Pemerintah juga sedang meninjau cara untuk melindungi infrastruktur bawah laut dengan lebih baik setelah kapal mata-mata Rusia; Yantar, tertangkap memetakan jalur pipa vital.
Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan mengatakan: “Inggris sepenuhnya siap untuk mempertahankan diri terhadap ancaman apa pun bersama sekutu NATO kami."
"Militer kami dilengkapi dengan berbagai kemampuan canggih untuk menyediakan pendekatan berlapis terhadap pertahanan udara dan rudal," paparnya.
Armada Utara Rusia—dengan 800 rudal jelajah di kapal perang dan kapal selam di lepas pantai Norwegia—menimbulkan “ancaman akut” bagi Inggris, menurut laporan oleh Dewan Geostrategi.
“Ancaman rudal tersebut adalah yang paling nyata sejak berakhirnya Perang Dingin,” demikian peringatan laporan tersebut.
Pahlawan Falklands Laksamana Chris Parry menyuarakan kekhawatiran tersebut: “Faktanya adalah jika perang pecah dalam jangka pendek hingga menengah, kita akan berada dalam masalah nyata sejauh menyangkut pertahanan Inggris.”
Kepala pertahanan telah didesak untuk berinvestasi dalam lebih banyak baterai Sky Sabre, senjata antipesawat Gepard Jerman, dan menambah armada pesawat radar Wedgetail RAF dari tiga menjadi lima.
Saat ini, Inggris tidak memiliki tempat perlindungan serangan udara publik dan hanya sembilan pesawat patroli Poseidon P-8 untuk melindungi pantainya—tetapi analis mengatakan setidaknya 15 diperlukan untuk sepenuhnya mempertahankan Kepulauan Inggris.
Pemerintah juga sedang meninjau cara untuk melindungi infrastruktur bawah laut dengan lebih baik setelah kapal mata-mata Rusia; Yantar, tertangkap memetakan jalur pipa vital.
Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan mengatakan: “Inggris sepenuhnya siap untuk mempertahankan diri terhadap ancaman apa pun bersama sekutu NATO kami."
"Militer kami dilengkapi dengan berbagai kemampuan canggih untuk menyediakan pendekatan berlapis terhadap pertahanan udara dan rudal," paparnya.
(mas)
Lihat Juga :