Trump Pilih Kasih, Mengapa AS Tidak Kenakan Perang Tarif kepada Rusia?

Jum'at, 04 April 2025 - 11:09 WIB
Rusia tidak menjadi target perang tarif dari Donald Trump. Foto/X/@27khv
WASHINGTON - Rusia dikecualikan dari tarif baru Presiden Donald Trump karena sanksi AS yang ada telah sangat membatasi perdagangan antara kedua negara. Itu diungkapkan Menteri Keuangan AS Scott Bessent.

Trump Pilih Kasih, Mengapa AS Tidak Kenakan Perang Tarif kepada Rusia?

1. Rusia Tidak Berdagang dengan AS

Berbicara kepada Fox News pada hari Rabu setelah pengumuman bea masuk impor yang luas, Bessent menjelaskan bahwa Rusia, bersama dengan Belarus, Kuba, dan Korea Utara, tidak menjadi sasaran tindakan baru tersebut karena AS "tidak berdagang secara berarti dengan negara-negara ini."



Dalam kasus Rusia, ia menekankan bahwa "sanksi tersebut telah melakukan pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh tarif."

Baca Juga: Siapa Sultan Qaboos? Penguasa Oman yang Berkuasa 50 Tahun setelah Menggulingkan Ayahnya dalam Kudeta Istana

2. Memperbaiki Ketidakseimbangan Perdagangan

Trump pada hari Selasa mengumumkan tarif baru mulai dari 10% hingga 50% untuk barang impor dari puluhan negara. Tarif tersebut mencakup 34% untuk impor China, 20% untuk produk UE, dan 24% untuk barang dari Jepang. Menurut presiden, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mempromosikan industri Amerika dan memperbaiki apa yang Trump gambarkan sebagai "ketidakseimbangan perdagangan yang sangat tidak adil."

3. Impor AS dari Rusia Sudah Turun

Pengecualian Rusia dari daftar ini menimbulkan pertanyaan dari media, mengingat konflik Ukraina yang sedang berlangsung dan kebijakan sanksi Washington terhadap Moskow. Namun, pejabat pemerintah berpendapat bahwa pembatasan yang diberlakukan sejak 2022 telah mengurangi perdagangan hingga ke titik di mana tarif tidak akan memiliki efek tambahan yang berarti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!