Ketegangan Berlanjut, Yunani Menarik Diri dari Pembicaraan dengan Turki

Sabtu, 05 September 2020 - 00:19 WIB
Kementerian Luar Negeri Yunani mendukung komentar Perdana Menteri dengan mengatakan bahwa berita pembicaraan sebelumnya tidak sesuai dengan kenyataan.

"De-eskalasi hanya akan terjadi dengan penarikan segera semua kapal Turki dari landas kontinen Yunani,” kata Kementerian Luar Negeri Yunani.

Berita itu muncul setelah Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengumumkan kemarin bahwa Turki dan Yunani telah sepakat untuk melakukan pembicaraan untuk menyelesaikan perselisihan mereka di Mediterania Timur. Masalah ini muncul khususnya setelah Yunani dan Mesir menandatangani kesepakatan maritim yang diklaim Turki melanggar perairan teritorialnya sendiri dan membatasi mereka ke garis pantainya.(Baca juga: Hindari Bentrok di Mediterania, Yunani-Turki Setuju Duduk Satu Meja )

Pengumuman itu memberi harapan untuk menghidupkan kembali perundingan, tetapi tak lama kemudian Yunani membantah bahwa mereka bahkan setuju untuk bergabung dalam perundingan.

Ini adalah hambatan terbaru yang datang setelah Turki selama berbulan-bulan menyerukan pembicaraan dan penyelesaian sengketa, bahkan menghentikan sementara operasi pengeboran eksplorasi.(Baca juga: Turki Buka Dialog dengan Yunani dalam Sengketa Mediterania )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!